RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ruang Tumbuh Menuju Jannah (Rumah) Inspiration berkolaborasi dengan Rumah Berkisah, kembali menghadirkan suasana ceria untuk mengisi waktu liburan anak-anak sekolah, melalui event Fun Cooking Project Cokelat. Event ini digelar di lantai 2 Gedung Riau Cemerlang, Jalan SM Amin, Kota Pekanbaru, Sabtu 3 Januari 2026.
Doried Eka Septayani selaku Ketua Panitia Fun Cooking Project Cokelat, mengatakan acara ini diikuti oleh 44 anak yang dibagi dalam 4 kelompok. Fun Cooking Project Cokelat merupakan event yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak-anak dalam membuat aneka cokelat.
"Ada 44 anak-anak berusia 5 sampai 14 tahun yang mengikuti event ini. Bahkan ada ananda Zahra peserta disabilitas tuli dan rekannya Ocha. Semuanya sangat ceria dan semangat menciptakan kreativitas dan imajinasinya saat membuat cokelat," ujarnya.
Acara dipandu oleh Indah Permata Sari dari Bakoel Cokelat. Para panitia bahkan harus sangat aktif dan cekatan, karena empat kelompok anak-anak yang menjadi peserta event penuh semangat dan rasa penasaran.
"Mereka sangat antusias sehingga banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan kepada kakak-kakak panitianya. Sehingga para panitia pun harus bolak-balik mendatangi empat meja secara bergantian untuk menjawab dan memberikan bimbingan," jelasnya.
Sementara itu, seorang peserta yang masih duduk di bangku SMP, Fhani mengaku senang mengikuti event ini. Apalagi, ia terpilih sebagai ketua kelompok dan mendapatkan pengalaman untuk mengarahkan adik-adik di kelompoknya.
"Saya sangat senang mengikuti acara ini dan dipilih menjadi ketua kelompok, jadi bisa banyak belajar mengarahkan adik adik. Serta memikirkan bagaimana project selesai tepat waktu," jelasnya.
Meskipun para peserta memiliki perbedaan umur yang jauh satu sama lain, panitia berhasil melakukan koordinasi dengan baik diantara peserta.
Termasuk ketika Bunda Lia dari Rumah Berkisah mengajak peserta untuk bermain ice breaking. Kegiatan juga diisi dengan pelajaran tentang makanan yang halal serta filosofi cokelat oleh Yuliarti dari Auditor POM MUI Riau.
"Kita panitia justru terharu dan bangga melihat peserta bisa membaur dan keterbatasan fisik diantara mereka tidak menghalangi mereka untuk berkembang. Terutama saat kita enyaksikan senyum Zahra dan Ocha yang percaya diri menunjukkan karya coklat yang sudah dikemas apik menarik. Lengkap dengan karakter lucu yang bisa dijadikan ide gift bahkan layak untuk dijual," jelas Doried.
Event ini pun berjalan sukses dengan penyebaran flayer tayang 4 hari dari peluncuran. Doried juga berencana agar event ini dapat berlangsung secara rutin sehingga lebih banyak anak-anak yang dapat menikmati keceriaan dan meningkatkan kreatifitasnya.

