RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau KH. R. Abdul Khalim Mahali mengecam aksi penyadapan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, tindakan tersebut adalah hal terburuk yang dilakukan terhadap kepala negara.
"PWNU Riau mengecam keras tindakan penyadapan kepala negara. Hal itu adalah tindakan terburuk yang seharusnya tidak dilakukan," ujarnya, Sabtu 7 November 2026.
Ia menjelaskan, setiap anggota dalam organisasi, lembaga, atau institusi dan negara sudah sewajarnya menghormati pimpinan.
"Selama kita bekerja dengan pimpinan, harus menghormati dan menjaga nama baik pimpinan. Mulai dari level istana, institusi dan sebagainya," jelasnya.
Selain menjaga nama baik pimpinan, menurutnya menjaga nama baik institusi dan lembaga yang ditempati juga harus dilakukan.
"Saya kira apa yang diimbau PWNU ini adalah hal yang wajar, menjaga nama baik bagi siapapun yang menjadi bagian dari institusi negara, jangan memburukkan pimpinan sendiri, justru harus melindungi, mendoakan, semoga institusi yang di bawah pemimpinnya itu berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan publik dengan prima," pungkasnya.

