RIAU ONLINE, PEKANBARU - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius bagi Kota Pekanbaru. Kualitas udara ibu kota Provinsi Riau itu merosot dan masuk tiga besar terburuk di Indonesia pada Senin 14 September 2026.
Berdasarkan pantauan real-time situs pemantau kualitas udara IQAir, Pekanbaru berada di posisi ketiga dengan Air Quality Index (AQI) US mencapai 173.
Angka tersebut menunjukkan kondisi udara Pekanbaru sedang tidak baik dan menjadi perhatian, terutama di tengah persoalan karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Pekanbaru hanya berada satu tingkat di bawah Jambi yang mencatat AQI US 191. Sementara posisi teratas ditempati Pontianak, Kalimantan Barat, dengan angka AQI US yang jauh lebih tinggi, yakni 943.
Di bawah Pekanbaru, terdapat Tangerang Selatan dengan AQI US 172 dan Serpong dengan AQI US 170.
Posisi tersebut menjadi alarm bagi Pekanbaru. Pasalnya, persoalan kualitas udara kembali muncul ketika masyarakat masih menghadapi dampak asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan.
Kondisi udara yang memburuk juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan menjadi pihak yang perlu mendapat perhatian lebih.
Berikut daftar 10 kota di Indonesia dengan AQI tertinggi berdasarkan pantauan IQAir pada Senin 14 September 2026:
-
Pontianak, Kalimantan Barat — AQI 943
-
Jambi, Jambi — AQI 191
-
Pekanbaru, Riau — AQI 173
-
Tangerang Selatan, Banten — AQI 172
-
Serpong, Jawa Barat — AQI 170
-
Bandung, Jawa Barat — AQI 169
-
Jakarta — AQI 162
-
Surabaya, Jawa Timur — AQI 156
-
Tangerang, Banten — AQI 149
-
Bogor, Jawa Barat — AQI 147

