RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengungkap perjalanan panjang yang telah dilalui tim berjuluk Askar Bertuah tersebut sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Di hadapan jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, manajemen klub, para legenda PSPS Pekanbaru, pemain, official, sponsor hingga kelompok suporter, Akhyar menyampaikan laporan mengenai proses persiapan tim sejak awal pembentukan hingga pertandingan perdana menghadapi PSIS Semarang.
Akhyar mengatakan, menjadi bagian dari PSPS Pekanbaru merupakan sebuah kehormatan besar baginya. Ia mengaku tidak langsung menerima tawaran untuk menangani PSPS ketika pertama kali dihubungi manajemen.
Menurutnya, saat itu terdapat sejumlah pertimbangan pribadi yang membuat dirinya belum dapat langsung memberikan jawaban. Namun, setelah melakukan komunikasi intensif dengan manajemen, ia melihat adanya keseriusan dan harapan besar untuk membawa PSPS meraih prestasi.
"Pada awal saat saya dihubungi oleh Pak Edu, sebenarnya saya merasa terhormat untuk menjadi bagian dari tim PSPS Pekanbaru, tim sebesar PSPS Pekanbaru ini. Namun, waktu itu saya tidak langsung menjawab mengiyakan karena ada beberapa hal," ujar Akhyar saat Gala Dinner di Rumdin Walikota Pekanbaru, Minggu, 13 September 2026.
Setelah berdiskusi dengan keluarga dan melihat keseriusan manajemen, Akhyar akhirnya memutuskan menerima tanggung jawab tersebut.
"Setelah melakukan komunikasi yang intens dengan Pak Edu, akhirnya saya melihat ada suatu harapan dan keseriusan dari manajemen PSPS Pekanbaru".
"Saya berdiskusi dengan keluarga, dan saya memutuskan dengan sangat terhormat saya bisa berada di sini bersama rekan-rekan semua untuk memperjuangkan PSPS Pekanbaru ke prestasi yang tertinggi, insyaallah," jelasnya.
Persiapan Dimulai Sejak 15 Juli
Akhyar menjelaskan, persiapan PSPS Pekanbaru menghadapi musim baru dimulai sekitar pertengahan Juli 2026. Tim menjalani training center (TC) di Jakarta. Dalam proses tersebut, para pemain disebut menunjukkan antusiasme dan menjalankan tugas masing-masing dengan baik.
"Izin, Pak. Kami sudah melakukan persiapan sekitar tanggal 15 Juli. Kami melakukan persiapan training center di Jakarta. Semua berjalan dengan baik, proses latihan semua berjalan dengan baik, semua pemain antusias melakukan latihan, dan semua menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan cukup baik," lanjutnya.
Menurut Akhyar, sejumlah pertandingan uji coba yang dijalani PSPS juga memberikan gambaran positif terhadap perkembangan tim. Beberapa hasil uji coba bahkan berhasil dimenangkan PSPS. Salah satunya ketika menghadapi Persis Solo yang dinilai memiliki level kompetisi yang sama.
PSPS juga berhasil meraih kemenangan ketika menghadapi tim yang disebut Akhyar sebagai Isan Muleng dari Liga 1.
"Kita melakukan uji coba beberapa kali. Kita sempat menang melawan tim Jayalaya, menang melawan tim Persis Solo Liga 2 yang selevel dengan kita, dan kita juga sempat menang melawan tim Isan Muleng, tim Liga 1," lanjut Akhyar.
Hasil tersebut membuat tim pelatih melihat adanya perkembangan yang cukup menjanjikan.
"Dari situ kita melihat tim ini punya progres yang baik di dalam persiapan untuk menghadapi kompetisi," sambungnya.
Dua Pekan Beradaptasi di Semarang
Setelah menjalani rangkaian persiapan, PSPS Pekanbaru kemudian harus menghadapi pertandingan perdana Liga 2 dengan status tim tamu. Lawan yang menanti adalah PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang.
Untuk mempersiapkan pertandingan tersebut, PSPS bahkan menjalani training center di Semarang selama kurang lebih dua pekan. Langkah itu dilakukan agar pemain memiliki waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekaligus mematangkan strategi sebelum pertandingan resmi dimulai.
Pertandingan perdana tersebut menjadi tantangan berat bagi PSPS karena harus menghadapi PSIS di kandangnya sendiri. Meski demikian, motivasi para pemain semakin besar setelah mendapat dukungan langsung dari sejumlah pejabat daerah yang hadir menyaksikan pertandingan.
Akhyar menyebut kehadiran Wali Kota Pekanbaru bersama jajaran Forkopimda menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk memberikan penampilan terbaik.
"Kami juga merasa terhormat yang menjadi motivasi buat kami di pertandingan itu. Kami mendapat support dengan kehadiran Bapak Walikota beserta Forkopimda yang menjadi motivasi kita untuk menampilkan pertandingan yang terbaik, permainan yang terbaik, dan tentunya kita mengharapkan hasil yang terbaik," tuturnya.
Kalah 2-1, Akhyar Minta Suporter Tetap Percaya
Namun, hasil yang diharapkan belum mampu diraih PSPS. Dalam pertandingan melawan PSIS Semarang, PSPS harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-1.
Akhyar pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Riau dan pendukung PSPS karena belum mampu mempersembahkan hasil positif pada pertandingan pembuka.
"Namun mohon maaf, di pertandingan itu kami belum bisa memberikan hasil yang terbaik. Namun semua pemain sudah berjuang dengan sangat keras. Di pertandingan itu kita kalah 2-1," kata Akhyar.
Meski mengawali kompetisi dengan kekalahan, Akhyar menegaskan perjalanan PSPS masih sangat panjang. Baginya, hasil satu pertandingan belum dapat menjadi gambaran keseluruhan perjalanan PSPS sepanjang musim Liga 2 2026/2027.
"Kita baru melakukan satu pertandingan, dan tentunya kami sangat mengharapkan dukungan dan support dari seluruh suporter dan masyarakat Riau," tegasnya.
Dukungan Masyarakat Jadi Kekuatan PSPS
Akhyar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap PSPS Pekanbaru. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Pekanbaru dan Gubernur Riau yang disebutnya terus memberikan perhatian dan dukungan kepada tim.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi pemain dan seluruh official untuk terus bekerja keras menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Kami berterima kasih atas support dan dukungan dari Bapak Walikota serta Bapak Gubernur. Ini menjadi motivasi buat kami semua," ujarnya.
Akhyar menegaskan, seluruh pemain memiliki tekad untuk memberikan kemampuan terbaik demi membawa nama PSPS Pekanbaru kembali berprestasi. Ia juga meminta agar para suporter tidak berhenti memberikan dukungan meski tim harus mengawali kompetisi dengan hasil kurang maksimal.
"Kami sudah berkomitmen dengan teman-teman pemain, kami ingin memberikan yang terbaik untuk PSPS Pekanbaru," pungkasnya.

