Setetes Darah dari Ditjenpas Riau, Sejuta Harapan untuk Sesama

donor-darah-ditjenpas-riau.jpg
Donor darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. (Dok. Lapas Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan. Di lingkungan Pemasyarakatan Riau, semangat berbagi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dan diikuti perwakilan dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Riau, termasuk jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Rudy tidak hanya hadir menyaksikan kegiatan tersebut, tetapi juga ikut mendonorkan darah. Aksi tersebut menjadi bentuk keteladanan sekaligus pesan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat dimulai dari hal sederhana.

“Donor darah mungkin terlihat sebagai kegiatan yang sederhana, namun manfaatnya sangat besar. Setetes darah yang kita berikan dapat membantu sesama dan menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Rudy, Selasa, 11 Agustus 2026.



Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong. Darah yang disumbangkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan transfusi.

“Kita tidak pernah tahu kapan darah kita akan dibutuhkan oleh orang lain. Karena itu, selama kita diberikan kesehatan dan memenuhi syarat untuk mendonor, mari kita berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan,” katanya.

Selain donor darah, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Para peserta mendapatkan layanan pemeriksaan sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi jajaran Pemasyarakatan yang memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan.

Rudy menilai momentum HUT Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita merayakannya, tetapi juga bagaimana kita mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat. Donor darah adalah salah satu bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat berarti bagi kehidupan orang lain,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen jajaran Ditjenpas Riau dan Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk terus menumbuhkan budaya peduli, sehat, dan humanis.

"Bagi para petugas Pemasyarakatan, setetes darah yang diberikan hari ini bukan sekadar angka dalam kantong darah. Di baliknya terdapat harapan dan kesempatan bagi seseorang untuk kembali mendapatkan kehidupan yang lebih baik," pungkasnya.