Tabrakan Beruntun di Sudirman: Pengendara Motor Terpental, Tewas di Tempat

lokasi-lakalantas-di-sudirman.jpg
Lokasi kecelakaan menewaskan pemotor di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. (Dok. Satlantas Polresta Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di jalur timur depan Hotel Ratu Mayang Garden, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu sepeda motor Honda Scoopy, satu mobil Nissan Livina, serta satu mobil yang identitas jenis dan nomor polisinya belum diketahui dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, pengendara sepeda motor Honda Scoopy BM 6917 ACD, Devon Syawal (25), meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio Bagus Wirawicaksana, menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi ketika sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Devon Syawal melaju di Jalan Jenderal Sudirman.

Sesampainya di depan Hotel Ratu Mayang Garden, pengendara Scoopy tersebut berupaya mendahului sebuah mobil yang berada di depannya.

"Sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai korban bergerak dari arah Gedung DPRD menuju Simpang Parit Indah. Saat berada di depan Hotel Ratu Mayang Garden, korban berupaya mendahului kendaraan yang berada di depannya dari sebelah kiri," ujar Satrio.

Namun, pada saat bersamaan, sepeda motor tersebut justru menabrak bagian mobil Nissan Livina BM 1775 QB yang berada di lajur kiri.



Mobil Nissan Livina tersebut dikemudikan oleh Satria Abdillah Teony.B (35), dengan penumpang Irma Sari (32). Keduanya diketahui berdomisili di Jalan Embun Pagi, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Benturan tersebut membuat pengendara Scoopy terpental ke arah kanan. Nahas, setelah terpental, korban kembali bertabrakan dengan mobil yang sebelumnya hendak didahuluinya.

Mobil tersebut diketahui melarikan diri dari lokasi kejadian sehingga identitas kendaraan maupun pengemudinya hingga kini belum diketahui.

"Setelah terjadi benturan dengan Nissan Livina, pengendara sepeda motor terpental ke sebelah kanan dan kembali bertabrakan dengan kendaraan yang sebelumnya didahuluinya. Kendaraan tersebut kemudian meninggalkan lokasi kejadian," jelas Satrio

Akibat rangkaian kecelakaan itu, Devon Syawal mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala. Darah juga terlihat keluar dari bagian telinga dan mulut korban.

Petugas yang berada di lokasi kemudian melakukan penanganan terhadap korban. Namun, nyawa Devon tidak dapat diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia di TKP.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.

Satrio mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi dan menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kendaraan yang melarikan diri dari TKP. Identitas kendaraan tersebut masih dalam proses pendalaman," tegas Satrio.