Rutan Pekanbaru Gandeng UIN Suska Riau, Perkuat Pendidikan di Balik Jeruji

Rutan-Pekanbaru-Mou-UIN-Suska.jpg
Penandatanganan MoU oleh Kepala Rutan Pekanbaru Erwin Siregar, bersama Rektor UIN Suska Riau Prof. Leny Nofianti (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru bersama Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa, 29 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rutan Kelas I Pekanbaru.

Hal itu menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara institusi pemasyarakatan dengan perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, bersama Rektor UIN Suska Riau, Prof. Leny Nofianti. Kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang yang berkaitan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Melalui kesepakatan ini, kedua institusi membuka ruang kolaborasi untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan pemasyarakatan.

"Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara Rutan Pekanbaru dan UIN Suska Riau, khususnya dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Erwin.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi terlaksananya berbagai program pendidikan dan kegiatan pengembangan yang dapat mendukung proses pembinaan warga binaan di Rutan Kelas I Pekanbaru.



Selain penandatanganan MoU, Rektor UIN Suska Riau Prof. Leny Nofianti juga berkesempatan melihat secara langsung sejumlah fasilitas dan program pelayanan yang tersedia di Rutan Kelas I Pekanbaru. 

Di antaranya meninjau Dapur Rutan, Klinik Pratama Rutan Kelas I Pekanbaru, serta program Ketahanan Pangan yang menjadi salah satu bagian dari pembinaan bagi warga binaan.

Dalam kunjungan tersebut, pihak UIN Suska Riau dapat melihat berbagai upaya yang dilakukan Rutan Pekanbaru dalam memenuhi kebutuhan dasar warga binaan, menjaga pelayanan kesehatan, serta menghadirkan kegiatan pembinaan yang bersifat produktif.

Menurut Leny program ketahanan pangan juga menjadi salah satu sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan ruang untuk menghasilkan karya dan aktivitas produktif yang memiliki nilai manfaat.

"Kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap berbagai program pembinaan yang selama ini berjalan di lingkungan Rutan Kelas I Pekanbaru," pungkasnya.

Sinergi antara Rutan Pekanbaru dan UIN Suska Riau juga diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman. 

Leny berharap kesepakatan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi warga binaan, kedua institusi, maupun masyarakat.

"Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi wujud komitmen Rutan Kelas I Pekanbaru dan UIN Suska dalam membangun kolaborasi dengan dunia pendidikan," ujar Leny.