UAS: Seumur Hidup Mereka Baru Melihat Polisi Jenderal Datang ke Kampung

UAS-Seumur-Hidup-Mereka-Baru-Melihat-Polisi-Jenderal-Datang-ke-Kampung.jpg
Ustaz Abdul Somad (UAS) saat memberikan apresiasi terhadap program Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Polda Riau. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan apresiasi terhadap program Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 yang digelar Polda Riau. Program tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menjangkau masyarakat di wilayah terluar, terjauh dan tertinggal (3T).

Dalam pernyataannya, UAS menyoroti kondisi masyarakat di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang harus menempuh perjalanan panjang dan medan yang tidak mudah untuk menuju wilayah tersebut.

"Pernah dengar kata Concong? Dari Pekanbaru ke Tembilahan lebih kurang tujuh jam, melewati jalan naik turun, melewati 1.000 parit, setelah itu naik speed baru sampai," ujar UAS, Sabtu, 8 Agustus 2026

Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian hingga ke pelosok daerah dapat memberikan kesan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang mungkin baru pertama kali melihat seorang perwira tinggi kepolisian datang langsung ke kampung halaman mereka.

"Kira-kira bagaimana perasaan anak-anak di sana ketika seumur hidup mereka baru itu melihat ada Polisi Jenderal bisa sampai ke kampung halaman mereka?" katanya.

UAS menilai Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 bukan sekadar kegiatan untuk menjangkau wilayah yang berbatasan secara geografis. Lebih dari itu, ekspedisi tersebut dinilai penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Itulah yang sudah dilakukan oleh sahabat-sahabat kita di Polda Riau dalam program yang bernama Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 untuk menjaga NKRI di tengah perbatasan," tuturnya.



Ia menyebut, wilayah perbatasan tidak hanya memiliki batas tanah, tetapi juga terdapat perbedaan budaya, bahasa hingga intensitas kunjungan.

"Tidak hanya sekadar berbatas tanah, tapi juga berbatas budaya, berbatas bahasa, berbatas kunjungan," ujarnya.

UAS kemudian mempertanyakan dampak yang dapat muncul apabila masyarakat di wilayah-wilayah terpencil tersebut jarang dikunjungi.

"Kalau saudara-saudara ini tidak kita kunjungi, apa yang terjadi dengan perasaan mereka?" katanya.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang telah mengerahkan tenaga dan kemampuan untuk menjangkau masyarakat di wilayah 3T melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026.

"Saya ucapkan tahniah, selamat buat bapak-bapak, saudara-saudara kita yang sudah mengerahkan segenap kemampuan tenaganya sampai ke terluar, tertinggal, terjauh," ucap UAS.

UAS berharap kehadiran personel kepolisian dan berbagai kegiatan yang dilakukan dalam ekspedisi tersebut dapat menyentuh hati masyarakat sekaligus semakin memperkuat persatuan bangsa.

"Mudah-mudahan dengan menyentuh hati saudara kita, memperkuat NKRI, menyatukan lagi serpihan-serpihan yang berkecai, yang patah disambung, yang retak direkat, menyatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," harapnya.

Ia kembali menyampaikan tahniah dan selamat atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026.

"Semoga berkah. Tahniah, selamat," tutup UAS.