Harumkan Nama Unilak, Habibi Ramadhan Raih Juara Harapan I Tingkat Nasional

Harumkan-Nama-Unilak-Habibi-Ramadhan-Raih-Juara-Harapan-I-Tingkat-Nasional.jpg
Mahasiswa Unilak, Habibi Ramadhan meraih penghargaan Juara Harapan I kategori Disabilitas dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional 2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak), Habibi Ramadhan berhasil meraih penghargaan Juara Harapan I kategori Disabilitas dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional 2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026 dan disiarkan secara live di kanal YouTube.

‎Habibi sebelumnya telah melalui proses seleksi panjang sejak tingkat Universitas hingga mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional. Dirinya membawa karya, gagasan, dan semangat inklusivitas sebagai mahasiswa penyandang disabilitas. Keikutsertaannya di tingkat nasional menjadi bukti bahwa mahasiswa Riau mampu bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia.

Wakil Dekan III Fasilkom Unilak Dr Sutejo yang menjadi pembimbing Habibi menyampaikan rasa bangga dan haru atas prestasi yang diraih oleh Habibi.

“Habibi mampu mengharumkan nama Unilak. Kamis, 6 Agustus kemarin bertepatan dengan ulang tahun Fasilkom ke 20. Ini adalah kado untuk Fasilkom dan Unilak dan juga Provinsi Riau yang akan ulang tahun pada 9 Agustus,” kata Dr Sutejo.

Dr Sutejo  telah mendampingi Habibi dalam proses seleksi selama hampir sepekan. Saat malam puncak, Habibi dan 54 peserta kampus se Indonesia ikut tampil dalam Pesona Budaya Nusantara dengan menggunakan pakaian adat. 



“‎Kami ucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan Unilak,dekan Fasilkom, pemerintah dan seluruh pihak. Rasa sangat senang, semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa Unilak ‎lainnya,” imbuhnya. 

‎Dekan Fasilkom Unilak Assoce Profesor Dr Yogi Yunefri mengucapkan selamat kepada Habibi. 

“Selamat  untuk Habibi dan terimakasih atas dukungan dosen. Mahasiswa kita memiliki kelebihan, potensi dan bisa berkembang dan ini bukti dengan capaian prestasi nasional,” tuturnya.‎

‎Prestasi Habibi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dan inklusi pendidikan tinggi. Sebagai mahasiswa kategori disabilitas yang mampu menembus seleksi nasional dan meraih penghargaan, Habibi membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. 

“Kehadirannya di panggung nasional diharapkan dapat mendorong kampus lain untuk lebih memberikan ruang bagi mahasiswa disabilitas,” imbuh Dr Yogi.

‎‎Ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaring mahasiswa unggul dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.