Sejumlah Kegiatan DPRD Riau Terganggu Pasca Mutasi Seluruh ASN di Sekretariat

Makmun-Solihin3.jpg
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Riau, Makmun Solihin (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sejumlah kegiatan di DPRD Provinsi Riau terganggu atau tidak dapat berjalan dengan baik, pasca mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Riau dilakukan 100 persen, beberapa hari lalu. 

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Riau, Makmun Solihin, mengatakan pimpinan DPRD Riau bersama seluruh fraksi telah melakukan rapat internal guna mencari solusi terhadap permasalahan yang ada. 

"DPRD Riau telah menggelar rapat internal, tadi membahas masalah administrasi, kegiatan dan lain sebagainya yang tertunda. Dimana, kami menghadapi kendala karena mutasi (pergantian) seluruh ASN di Sekretariat DPRD Riau," ujarnya, Jumat, 19 Juni 2026.

Ia menjelaskan, mutasi ini berkaitan dengan kasus SPPD fiktif yang terjadi di Sekretariat DPRD Riau. Disamping itu, kasus ini juga menimbulkan dampak lain yang membuat DPRD Riau mendapatkan stigma negatif sehingga sulit untuk melakukan kegiatan.


"Inilah masalah-masalah yang sedang dihadapi DPRD Riau saat ini," jelasnya.

Menurutnya, DPRD Riau ingin mengajukan sejumlah ASN yang memiliki sertifikat sesuai dengan spesifikasi bidang yang akan ditempatinya di DPRD Riau.

Pihaknya juga berharap seluruh ASN yang baru ditempatkan memiliki kesiapan dan kemampuan yang diharapkan.

"Teman-teman juga menyampaikan kalau dirasa berat, lakukanlah otokritik supaya kita bisa membenahi. Ini tidak hanya menyangkut anggota dewan, tapi juga menjawab masalah karyawan yang ada di sini semuanya, juga dengan vendor-vendor," pungkasnya.