Kakanwil Ditjenpas Riau Sidak Lapas Pekanbaru, Soroti Keamanan dan Ketahanan Pangan

Kakanwil-Ditjenpas-Riau-Sidak-Lapas-Pekanbaru-Soroti-Keamanan-dan-Ketahanan-Pangan.jpg
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi saat kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jumat, 19 Juni 2026. (Dok. Lapas Kelas IIA Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen Kanwil Ditjenpas dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan kembali ditegaskan saat

Kedatangan Rudy disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran pejabat struktural. 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam aspek keamanan serta program pembinaan bagi warga binaan.

Dalam agenda tersebut, Rudy meninjau langsung sejumlah blok hunian untuk memastikan situasi dan kondisi di dalam lapas tetap aman, tertib, dan kondusif. 

Ia juga melihat secara langsung berbagai fasilitas penunjang pembinaan yang digunakan warga binaan dalam menjalani program pembinaan kemandirian maupun kepribadian.

Tak hanya itu, Kakanwil juga menaruh perhatian terhadap program ketahanan pangan yang tengah dijalankan di lingkungan Lapas Pekanbaru. 


Berbagai kegiatan budidaya dan pengelolaan sektor pangan yang melibatkan warga binaan turut menjadi fokus peninjauan.

Menurut Rudy, program ketahanan pangan tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang memberikan nilai tambah bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

“Keamanan yang terjaga dan pembinaan yang optimal harus berjalan beriringan. Inilah fondasi utama untuk mewujudkan pemasyarakatan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rudy, Jumat, 19 Juni 2026.

Ia menambahkan, program ketahanan pangan yang dikembangkan di dalam lapas memiliki peran strategis dalam membentuk kemandirian warga binaan.

“Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa seluruh jajaran terus berupaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

Menurutnya, lingkungan lapas yang aman dan kondusif menjadi modal penting untuk memastikan seluruh program pembinaan dapat berjalan secara maksimal.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban lapas melalui pengawasan yang berkelanjutan serta sinergi seluruh petugas. Di saat yang sama, kami juga terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan, wawasan, dan karakter yang lebih baik,” ujar Yuniarto.

Ia menjelaskan, pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian melalui program ketahanan pangan, tetapi juga mencakup pembinaan kepribadian guna membentuk mental dan sikap positif warga binaan.

“Harapan kami, setiap warga binaan yang selesai menjalani masa pidananya dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat dan mampu berkontribusi secara positif,” tegasnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Ditjenpas Riau menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara keamanan dan pembinaan sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan.