RIAU ONLINE, PELALAWAN - Aksi pencurian yang diduga dilakukan secara terorganisir kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Kali ini, komplotan pencuri berhasil menggondol katalis knalpot sebuah mobil Daihatsu Grand Max yang terparkir di halaman rumah warga.
Aksi nekat tersebut terekam kamera CCTV dan videonya kini viral di media sosial. Rekaman CCTV yang beredar luas melalui akun Instagram @infosorek memperlihatkan detik-detik para pelaku menjalankan aksinya dengan sangat hati-hati, Kamis, 18 Juni 2026.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026 sekitar pukul 02.33 WIB di Jalan Tengku Said Jaafar Nomor 01, Kerinci Barat, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Dalam video berdurasi 1 menit 8 detik tersebut, terlihat beberapa pria turun dari sebuah mobil yang mereka gunakan untuk mendatangi lokasi kejadian.
Para pelaku kemudian masuk ke area parkir sambil mengendap-endap untuk menghindari perhatian warga sekitar.
Setelah memastikan situasi aman, para pelaku langsung bergerak menuju kendaraan milik korban, yakni sebuah Daihatsu Grand Max. Dengan cepat dan terencana, mereka diduga memotong serta mengambil bagian katalis knalpot kendaraan tersebut.
Katalis knalpot merupakan salah satu komponen penting pada sistem pembuangan kendaraan yang berfungsi mengurangi emisi gas buang.
Komponen ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi karena mengandung logam mulia seperti platinum, palladium, dan rhodium. Tidak heran jika dalam beberapa tahun terakhir, pencurian katalis knalpot marak terjadi di berbagai daerah.
Yang membuat warga semakin khawatir, dalam rekaman CCTV tampak salah seorang pelaku membawa benda yang diduga menyerupai senjata api.
Meski belum dapat dipastikan jenis benda tersebut, kemunculannya menambah kesan bahwa aksi pencurian itu dilakukan dengan penuh keberanian dan berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila dipergoki.
Menurut informasi yang beredar, kerugian yang dialami korban akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai Rp13 juta.
Selain kerugian materiil, kejadian itu juga meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga korban.
Sejak peristiwa tersebut terjadi, keluarga korban mengaku merasa was-was dan tidak nyaman ketika harus meninggalkan rumah maupun saat beraktivitas di luar.
Mereka khawatir aksi serupa dapat kembali terjadi, mengingat para pelaku terlihat begitu leluasa menjalankan aksinya pada dini hari.
Peristiwa ini juga menjadi alarm bagi masyarakat Pelalawan terkait meningkatnya potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat) maupun pencurian dengan kekerasan (curas).
Warga berharap patroli keamanan, terutama pada jam-jam rawan dini hari, dapat lebih ditingkatkan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus pencurian katalis knalpot yang viral tersebut.

