Peduli Warga Binaan, Lapas Pekanbaru Lanjutkan Program Cek Kesehatan Gratis

lapas-pekanbaru-cek-kesehatan-gratis2.jpg
Warga Binaan Lapas Pekanbaru Cek Kesehatan Gratis (Dok. Lapas Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Komitmen memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru. 

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Puskesmas Sapta Taruna, Lapas Pekanbaru kembali menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan di Aula Sahardjo, Kamis, 4 Juni 200#6.

Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program Cek Kesehatan Gratis yang sebelumnya telah dilaksanakan. 

Melalui program ini, warga binaan mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit dan faktor risiko kesehatan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Pekanbaru, Yusup Gunawan, menegaskan bahwa kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan di dalam lapas.

"Kesehatan warga binaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan dapat terus terpantau dan potensi risiko penyakit dapat dideteksi sejak dini,” ujar Yusup.


Dalam pelaksanaannya, tim medis dari Puskesmas Sapta Taruna melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, konsultasi kesehatan, hingga penyuluhan mengenai pola hidup sehat. 

Edukasi tersebut diberikan untuk meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta mencegah munculnya penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

Antusiasme warga binaan terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan tertib dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan terkait kondisi yang dialami.

"Program CKG merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan," jelasnya.

Selain berfungsi sebagai langkah preventif, program ini juga menjadi sarana penting untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi 15 Program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada aspek peningkatan layanan kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga binaan," tegas Yusup.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut secara berkelanjutan, Lapas Pekanbaru berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat, aman, dan kondusif, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pembinaan.