Titik Panas di Riau Capai 59 Titik, Tertinggi di Wilayah Sumatera

Ramlan3.jpg
BMKG Stasiun Pekanbaru (Riau online/Sofiah)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Sebaran titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat. Berdasarkan data terbaru yang diperoleh dari prakiraan cuaca hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 59 titik panas terdeteksi di wilayah Riau. 

Jumlah ini merupakan yang tertinggi dibanding provinsi lain di Pulau Sumatera.

Wilayah yang paling terdampak adalah Kabupaten Rokan Hilir dengan 19 titik panas, disusul Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 18 titik. Sementara itu, titik panas lainnya tersebar di beberapa daerah, seperti Pelalawan (6), Kampar (3), Rokan Hulu (5), serta masing-masing 2 titik di Dumai, Bengkalis, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.


Secara keseluruhan, jumlah titik panas di wilayah Sumatera mencapai 213 titik. Selain Riau, titik panas juga terpantau di Aceh (38), Sumatera Selatan (26), Bangka Belitung (27), dan Sumatera Utara (24).

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Riau masih relatif panas dan lembab. Suhu udara berkisar antara 23,0 hingga 33,0°C dengan kelembaban 55–98 persen. Angin bertiup dari Tenggara hingga Selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Untuk kondisi laut, tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran rendah, yaitu 0,5 hingga 1,25 meter.

Peningkatan titik panas ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak, mengingat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak pada kualitas udara dan aktivitas masyarakat. Masyarakat juga diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.