Karhutla di Rohul Makin Meluas Saat Kunjungan Gibran ke Riau

Karhutla-di-Rohul-Makin-Meluas-Saat-Kunjungan-Gibran-ke-Riau.jpg
Kondisi Karhutla di Desa Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Senin, 28 Juli 2025. (Dok. Babinsa Koramil 02/Rambah)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka melaksanakan Kunjungan kerja (Kunker) di Kota Pekanbaru, Senin, 28 Juli 2025.

Kedatangan orang nomor 2 di Indonesia ini disambut insiden Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. 

Hingga kini, api masih menyala dan dilakukan upaya pemadaman oleh Manggala Agni dan sejumlah anggota TNI dari Kodim 0313/KPR bersama masyarakat melakukan pemadaman secara manual.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02/Rambah, Kodim 0313/KPR, Serka Ojaktua Sitanggang, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya mengatasi kebakaran. Menurutnya, kondisi kebakaran saat ini semakin meluas.

"Karhutla saat ini semakin meluas. Sudah mendekati perkebunan warga. Luas hutan yang terbakar bertambah jadi 3 hektar," ungkap Ojaktua kepada media.

Ojaktua menuturkan, pemadaman titik api dari darat sangat sulit karena medan ke lokasi perbukitan yang curam.


Petugas hanya bisa memadamkan titik api yang bisa dijangkau. Karena petugas juga harus mempertimbangkan keselamatan.

"Pemadaman manual kami lakukan menggunakan dahan atau ranting kayu. Cuma medannya berat dan sumber air tidak ada di lokasi. Ini yang menjadi kendala kita dari tim darat," jelasnya.

Kendati demikian, kata dia, pemadaman dibantu dengan helikopter water bombing.

"Pemadaman dari udara dibantu 1 unit helikopter water bombing," pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Gubernur Riau, Abdul Wahid menyebutkan kalau pihaknya telah sukses menurunkan titik api.

Alhamdulillah hari ini kita melihat titik api semakin lama semakin menurun. Karhutla yang terjadi juga semakin padam. Ini semua berkat kerja keras tim di lapangan dan dukungan semua pihak,” ujar Gubernur Abdul Wahid, Sabtu, 26 Juli 2025.

Abdul Wahid menambahkan bahwa berbagai langkah mitigasi telah dilakukan sejak minggu lalu, termasuk pengerahan personel dari berbagai instansi. 

Tim gabungan dari BPBD, Polda Riau, TNI, Manggala Agni, MPA serta OPD terkait dikerahkan ke lokasi-lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman darat secara intensif.

"Sejak minggu lalu kita sudah lakukan langkah-langkah mitigasi untuk penanganan status darurat ini. Kami kerahkan seluruh sumber daya yang ada, mulai dari personel BPBD, Polda, jajaran TNI hingga pemerintah kabupaten/kota," tegasnya.