Penyayang Binatang Bersorak Atas Kematian Gadis Ini, Kenapa?

Mileydis-Aldana.jpg
(Dailymail)

RIAU ONLINE, BOGOTA-Para penyayang binatang setempat meluapkan sukacita mereka di media sosial setelah kabar kematian Mileydis Aldana.

Mileydis Aldana dibunuh oleh pengendara motor di luar rumahnya di kota Corozal, Negara Bagian Sucre, pada Minggu sore 13 Desember 2020.

Mileydis Aldana menuai kemarahan publik dengan memenggal burung hantu dan memamerkannya di media sosial.

Pembunuhan itu terjadi enam bulan setelah Mileydis dijuluki "Pembunuh Burung Hantu", karena memenggal jenis barn owl hidup-hidup.

Mileydis kemudian mengunggah aksi kejinya di media sosial, di mana dia memegang kepala makhluk malang itu di tangan satu, dan bangkainya di tangan lain.

Gadis itu dipanggil dan diinterogasi oleh polisi setelah badan lingkungan Kolombia melayangkan laporan buntut mendapat keluhan masyarakat.

Jaksa penuntut lokal menyelidiki aksi Mileydis yang dianggap menyiksa hewan. Sejak kejadian pada Juni itu, dia sering mendapat ancaman teror.

Media setempat melaporkan, dua orang yang mengendarai sepeda motor mendatangi rumah wanita berusia 21 tahun itu di kawasan Luis Carlos Galan.

Dilansir Daily Mail Selasa 15 Desember 2020, Mileydis ditembak hingga enam kali oleh salah satu pelaku sebelum keduanya meninggalkan lokasi kejadian.

Mileydis sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh salah satu kerabatnya. Namun oleh dokter, dia dinyatakan tewas saat dibawa ke sana.

Andres Rojas Arenas menyebut kabar bahwa Mileydis ditembak mati merupakan "berita yang begitu mencerahkan jiwa mereka".

" Burung hantu itu sendiri yang mendatanginya," sahut netizen lainnya. Artikel ini sudah terbit di Kompas.com