RIAU ONLINE, PEKANBARU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menyemai total 15 ton garam di sejumlah wilayah di Provinsi Riau melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, Jim Gafur, beberapa daerah yang telah dilakukan OMC antara lain Kabupaten Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.
"OMC masih terus dilanjutkan, saat ini sudah 15 ton garam disemai. Terutama di daerah pesisir Riau," kata Jim Gafur, dikutip dari ANTARA, Sabtu, 28 Februari 2026.
Penentuan wilayah sasaran ini merupakan hasil analisis dan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.
Jim Gafur menuturkan, OMC di langit Riau ini dilakukan menggunakan pesawat Cessna C208B/PK-AKR milik BNPB.
Sementara itu, untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan masih terjadi di tiga daerah di Riau. Akan tetapi saat ini hanya tinggal proses pendinginan yakni di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Siak.
"Untuk di Kota Dumai karhutla terjadi di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dan di Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur. Di lokasi tersebut saat ini masih dilakukan proses pendinginan," ujarnya.
Untuk di Kabupaten Bengkalis dilaporkan di Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat. Dan di Kabupaten Siak karhutla dilaporkan terjadi di Kecamatan Kandis. Di dua Kabupaten tersebut, karhutla juga dilaporkan sudah dalam proses pendinginan.
"Sementara itu untuk karhutla di Kabupaten Kampar dilaporkan sudah padam total," pungkasnya. (ANTARA)

