Menko Pangan Ungkap Ada 250 Ton Beras Impor Ilegal Masuk Lewat Sabang

Menteri-Koordinator-Bidang-Pangan-Menko-Pangan-Zulkifli-Hasan-Zulhas.jpg
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas). (ANTARA/HO-Kemenko Pangan)

RIAU ONLINE - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkap adanya 250 ton beras impor ilegal yang masuk ke Indonesia melalui Sabang, Aceh.

Zulhas mengaku sangat geram dengan adanya impor ilegal ini dan menyebut Menteri Pertanian (Mentan) telah bergerak untuk menindak upaya penyelundupan ini.

"Ada beras di Sabang, kami marah betul kok bisa masuk 250 ton semua masuk gak ada izinnya. Saya bilang ditangkap tuh, pak Mentan (Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman) sudah bergerak," kata Zulhas, dikutip dari ANTARA, Selasa, 25 November 2025.

Zulhas mengungkapkan, beras asal Thailand tersebut  tiba di Indonesia pada tanggal 16 November 2025. Beras ini lalu dibongkar dan disimpan di salah satu gudang beras milik pengusaha swasta di Sabang, Aceh pada 22 November.


Beras sebanyak 250 ton ini diimpor oleh perusahaan berinisial PT MSG dan telah disegel karena melakukan impor beras tanpa ada persetujuan pemerintah pusat.

Zulhas juga menegaskan bahwa impor beras tersebut tidak dibutuhkan, mengingat kebutuhan komoditas beras dalam negeri sudah terpenuhi.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menerangkan bahwa salah satu penyebab munculnya kasus impor di Sabang adalah keberadaan kawasan Sabang dengan status free trade zone (kawasan bebas bea masuk).

"Tetap tidak boleh melakukan impor karena bertentangan dengan kebijakan nasional yang mengedepankan kedaulatan pangan," kata Amran. (ANTARA)