Periode 4–10 Maret, Harga Sawit Swadaya di Riau Menguat

Petani-sawit-di-Siak2.jpg
Petani sawit di Kabupaten Siak (HENDRA DEDAFTA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Menyusul naiknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma, kenaikan juga terjadi pada TBS mitra swadaya di periode 4 Maret - 10 Maret 2026. 

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, bersama tim penetapan harga mengatakan, kenaikan harga pada TBS kelapa sawit ini mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra.

"Kenaikan tertinggi terjadi pada TBS sawit kelompok umur 9 tahun sebesar Rp55,13/Kg atau 1,58 persen dari periode sebelumnya. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk umur 9 tahun naik menjadi Rp3.552,39/Kg dan berlaku untuk satu minggu ke depan," ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dengan indeks K yang digunakan sebesar 92,66 persen, dengan harga cangkang Rp22,60/Kg. Kenaikan harga TBS pekan ini dipengaruhi oleh naiknya harga jual CPO dan kernel.

Dimana, Harga CPO naik sebesar Rp210,80/Kg dan kernel naik Rp262,32/Kg dibandingkan minggu sebelumnya. 

"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat Rp14.235,00/Kg dan harga kernel KPBN sebesar Rp13.883,00/Kg," jelasnya.

Sementara itu, dalam data perusahaan, PT INECDA mencatat kenaikan harga CPO dari Rp13.995,00 menjadi Rp14.270,00 atau naik Rp275,00. Untuk kernel, naik dari Rp13.665,00 menjadi Rp14.725,00 atau melonjak Rp1.060,00.

Adapun daftar harga TBS Kemitraan Swadaya Provinsi Riau pada periode 4 Maret - 10 Maret 2026, diantaranya: