Aktual, Independen dan Terpercaya


3.457 Warga Binaan di Riau Akan Gunakan Hak Pilih Hari Ini

Ilustrasi-coblosan-pemilu.jpg
(internet)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Riau menyatakan sebanyak 3.457 warga binaan akan menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu serentak, pada Rabu esok, 17 April 2019.

Warga binaan akan memilih di 16 tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disediakan oleh 13 Lapas dan Rutan yang tersebar di Provinsi Riau.

"Semuanya warga binaan dari Lapas dan Rutan yang ada di Riau," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHAM Riau, Surung Pasaribu, kepada Tempo, Selasa, 16 April 2019.

Surung mengatakan, jumlah warga binaan yang menggunakan hak pilih cenderung lebih sedikit atau hanya seperempat dari jumlah keseluruhan mencapai 12.100 orang yang ada di Riau. Banyaknya warga binaan yang tidak dapat memilih disebabkan karena tidak memiliki tanda pengenal E-KTP.

"Selebihnya warga binaan bukan berasal dari warga tempatan yang bisa mendapatkan hak pilih," jelasnya.

Surung mengaku sebelumnya sudah bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) namun hanya 3.457 yang memenuhi persyarakat memilih.

"Kami juga sudah lakukan sosialisasi untuk pemilihan umum," katanya.

Dalam hal ini kata dia, warga binaan yang paling banyak menggunakan hak pilih berasal dari Lapas Kelas II A Bengkalis sebanyak 1.394 orang. Hal ini disebabkan karena warga binaan kebanyakan berasal dari warga tempatan di Bengkalis.

Disusul warga binaan yang ada di Lapas kelas IIA Pekanbaru sebanyak 364 orang. Kemudian cabang Rutan Kelas IIB Bagan Siapiapi sebanyak 281 orang. Selanjutnya Rutan Kelas IIB Rengat 168 orang, Rutan Taluk Kuantan 164 orang, Lapas Kelas IIA Tembilahan 210 orang, Rutan Kelas IIB Siak 112 orang, Rutan Selatpanjang 114 orang, Rutan Kelas IIB Dumai 33 orang, Rutan Kelas IIB Pekanbaru 17 orang dan Lapas Kelas IIA Perempuan Pekanbaru sebanyak 17 orang.

Untuk memperlancar pelaksanaan Pemilu di Lapas dan Rutan ini, KemenkumHAM telah berkoordinasi dengan KPU dengan menyediakan 16 TPS untuk warga binaan. 
"Nanti ada pengamanan dan kepolisian dan Brimob saat pelaksanaan pemungutan suara," ujarnya. (**)