Indonesia Keluar dari Puncak Destinasi Wisata Ramah Muslim

Masjid-Annur.jpg
Ilustrasi wisata halal di Riau, Masjid Raya An Nur, Pekanbaru. (Istimewa)

RIAU ONLINE - Mastercard-Crescent Rating merilis Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, di mana Indonesia kini menduduki posisi kelima, di bawah Malaysia yang berada di urutan pertama, disusul Turki, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto menuturkan, Indonesia sebelumnya menduduki posisi puncak Bersama dengan Malaysia pada 2023-2025.

"2025 kemarin kita sempat turun di peringkat kelima. Namun memang skor kita sebenarnya tetap sama. Tapi memang negara-negara lain itu yang cukup giat dan agresif meningkatkan wisata ramah Muslimnya," kata Hariyanto, dikutip dari KUMPARAN, Sabtu, 9 Agustus 2025.

Dirinya menambahkan, pemerintah tengah menargetkan Indonesia kembali ke posisi puncak di GMTI 2026 melalui program Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) Tahun 2025.



Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Bank Indonesia diharapkan bisa mengerek posisi Indonesia kembali ke puncak.

"Hari ini kita survei untuk melihat secara langsung beberapa pelayanan,servis, bisa juga ke daya tarik, untuk yang memenuhi kriteria wisata ramah Muslim," kata Hariyanto.

Dengan IMTI ini, 15 provinsi yang bersedia menjadi destinasi ramah Muslim akan dinilai.

"Karena memang ada dinamika 2024, mungkin kita belum bisa melaksanakan IMTI kembali. Nah, makanya mungkin penilaiannya belum terekam, walaupun saya yakin perkembangan di industri di bawah ini kan juga sudah semakin baik," katanya.

"Makanya di 2025 ini, kita, ya mendukung kembali untuk penyelenggaraan IMTI, supaya penilaian di 2026 itu bisa terekam dan nilai kita bisa meningkat," bebernya.

Terdapat 15 daerah yang bersedia jadi destinasi wisata ramah Muslim yakni Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur. Lalu ada Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Barat.