Zahra, Bocah Pekanbaru Penderita Penyakit Langka Butuh Bantuan Dermawan

zahra.jpg
(fitri)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Zahra, gadis cilik yang ceria. Ia mengidap penyakit yang jarang ditemui. Terdapat daging tumbuh yang menyelimuti 50 persen bagian kepala Zahra. Daging tumbuh tersebut merupakan pembengkakan pembuluh darah.

Penyakit ini merupakaan bawaan sejak lahir. Hingga saat ini, Syehudin, ayah Zahra belum bisa membawa Zahra ke Rumah Sakit untuk dilakukan operasi pengangkatan daging tersebut.

Syehudin memang mengaku tidak pernah melaporkan keluahan penyakit yang diderita anaknya. Sebab ia juga selama ini sering berpindah tempat.

Kabarnya sempat ada yang berniat membantu menguruskan BPJS Kesehatan tetapi tidak ada kelanjutan hingga saat ini. Syehudin merasa keberatan jika harus ikut BPJS Kesehatan dengan biaya pribadi.

“Saya takut tidak sanggup membayar bulanan BPJS, nanti malah dimaki-maki orang jadi gak enak,” ujarnya.

Sampai saat ini belum ada pihak dari Dinas Kesehatan menghubungi Syehudin. Bantuan juga belum pernah ia dapatkan terkait kondisi Zahra.

Syehudin selalu membawa Zahra kemanapun ia pergi. Ia sangat menjaga tumbuh kembang Zahra sebab ia ingin meminimalisir gangguan mental yang dapat dialami Zahra dari lingkungan.

Zahra sering mengadu kepada ayahnya tentang perundungan dari teman-temannya terkait penyakit yang dialami.

“Orang liat kepala adek takut loh pak,” tirunya.

Beruntungnya, menurut Syehudin anaknya cukup tegar dengan keadaan yang dialami saat ini. Ia tidak pernah mengeluh dan menangis atas hal yang dialaminya. Ia kerap berdoa disela-sela waktu istirahatnya.

Harapannya, ia ingin ada seolusi dari pemerintah untuk membantu anaknya, mengingat pentingnya menjaga mental anak dalam masa tumbuh kembangnya.

“Kedepannya mungkin jika ada bantuan dari pemerintah dan dermawan yang ingin membantu. Kita akan bantu salurkan, sebab kita juga peduli dengan mental anak. Jika ada bantuan, harapan kita bisa segera dioperasi,” ujar Amrizal, Ketua RT 02 RW 11, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau.