Puluhan Siswa SDN 013 Dumai Diduga Keracunan MBG, SPPG Gajah Mada Disuspend

Puluhan-Siswa-SDN-013-Dumai-Diduga-Keracunan-MBG-SPPG-Gajah-Mada-Disuspend.jpg
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gajah Mada, Kota Dumai (Istimewa)

RIAU ONLINE, DUMAI - Puluhan siswa SD Negeri 013, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis, 13 Agustus 2026. Menu yang dikonsumsi para siswa disebut berupa bakso.

Pasca-kejadian tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gajah Mada, Kota Dumai, yang diketahui menjadi penyedia makanan MBG untuk para siswa, kini diproses untuk mendapatkan sanksi suspend.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru yang membawahi wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, Syartiwidya, menyampaikan bahwa proses nota dinas untuk melakukan suspend terhadap SPPG Gajah Mada sedang berjalan.

"Saat ini sedang diproses nota dinas untuk suspend SPPG tersebut," tegas Syartiwidya kepada RIAUONLINE.

Sebelumnya, suasana di SDN 013 Labour Housing sempat diwarnai kepanikan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan tidak lama setelah menyantap menu MBG.

Informasi yang dihimpun, sekitar 36 siswa mengalami keluhan kesehatan. Beberapa di antaranya terlihat lemas dan harus mendapatkan penanganan medis.

Para siswa yang mengalami keluhan kemudian dibawa ke RSUD Kota Dumai untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Kabar dugaan keracunan tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan membenarkan adanya kejadian tersebut.



"Benar, kami sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan yang dialami siswa setelah mengonsumsi MBG," ujar AKBP Fatikh.

Menurut Fatikh, jumlah pasti siswa yang terdampak masih dalam proses pendataan. Polisi juga terus mengumpulkan informasi dan bahan keterangan dari berbagai pihak untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami," tegas Fatikh.

Selain kepolisian, Dinas Kesehatan Kota Dumai juga telah turun ke lokasi.

Petugas kesehatan melakukan pendataan terhadap siswa yang mengalami keluhan sekaligus memastikan mereka mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

Dugaan gangguan kesehatan tersebut diduga muncul setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, makanan tersebut berupa bakso.

Sejumlah warga yang mengetahui kondisi makanan menduga bakso yang disajikan sudah tidak layak dikonsumsi. Bakso disebut dalam kondisi basi, sementara sambal yang menjadi pelengkap makanan dilaporkan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Kondisi makanan dan penyebab siswa mengalami gangguan kesehatan masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan serta penyelidikan pihak berwenang.

Polisi bersama Dinas Kesehatan akan menelusuri seluruh rangkaian penyediaan makanan tersebut, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusiannya ke sekolah.

Makanan MBG yang dikonsumsi siswa SDN 013 tersebut diketahui berasal dari SPPG Gajah Mada, Kota Dumai.

Adanya proses suspend terhadap SPPG Gajah Mada menjadi langkah evaluasi setelah munculnya dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa. Langkah tersebut juga dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti sumber persoalan.

Polisi hingga kini masih meminta keterangan dari pihak sekolah, siswa, tenaga kesehatan, serta pihak yang berkaitan dengan penyediaan dan distribusi makanan MBG.