Kapolda Sebut 100 Hektare Terbakar di Rohil, Dandim Klaim Tangani 400 Hektare

Kobaran-Api-Masih-Membara-Karhutla-Meluas-di-Kubu-dan-Palika-Rohil.jpg
Kondisi karhutla di Rokan Hilir, Minggu, 20 Juli 2025. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, ROKAN HILIR - Kepala kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menyebutkan luas lahan yang terbakar di Kabupaten Rokan Hilir seluas 100 hektar lebih.

"Kami ingin memastikan bahwa upaya mitigasi dan pemadaman benar-benar optimal dan berjalan kolaboratif, sebagaimana yang telah terbangun selama ini".

"Api yang muncul beberapa hari lalu akibat cuaca dan angin kini sudah meluas lebih dari 100 hektar. Kami tidak ingin api ini menyebar lebih luas dan mencoreng nama baik Riau di tingkat nasional maupun internasional," ujar Irjen Herry Heryawan dalam akun media sosial Instagram resminya.

Irjen Herry juga mengatakan kalau dirinya memberikan dukungan moril kepada seluruh personel gabungan TNI-Polri yang telah berjibaku sejak kemarin. 

"Saya tegaskan bahwa kami akan melakukan penindakan hukum. Kami akan telusuri siapa pelaku pembakaran pertama, siapa yang membuka lahan dengan cara membakar. Pihak-pihak terkait akan kami panggil, dan kami akan segera tentukan tersangkanya," tutupnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0321/Rohil, Letkol Inf Diki Apriyadi mengatakan, luas lahan yang terbakar sudah mencapai 400 hektar.


"Yang sudah kami tangani 400 hektar se Kabupaten Rohil," kata Diki kepada awak media, Senin, 21 Juli 2025.

Diki mengungkap beberapa kesulitan dalam memadamkan api. Mulai dari cuaca panas, angin kencang, dan sulitnya mendapatkan sumber air terdekat.

Selain itu, pekatnya asap di lokasi juga menjadi kendala petugas menghadapi si jago merah.

"Lahan yang terbakar ini kan gambut cukup dalam, jadi proses pemadamannya memakan waktu," jelas Diki.

Upaya pemadaman api, melibatkan banyak petugas. Tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan BPBD. Termasuk dibantu petugas dari daerah lain.

Kemudian, rencana penambahan peralatan pemadam, seperti helikopter water bombing untuk penyiraman dari udara.

Diki menyebut, bantuan 1 unit helikopter water bombing dari Palembang saat ini sudah di Pekanbaru.

Kemudian, 1 unit helikopter dari Australia, akan tiba di Rohil pada 22 Juli 2025, dan 1 helikopternya dari BNPB yang akan datang pada 26 Juli 2025.

Selain itu, hari ini akan dilakukan rekayasa atau modifikasi cuaca agar turun hujan di lokasi kebakaran.

"Mohon doanya semoga karhutla segera tuntas. Kedepannya mari kita bersama- sama berkomitmen menjaga Kabupaten Rohil menjadi daerah yang aman, nyaman, sehat, produktif dan sejahtera," tutup Diki.