RIAU ONLINE, KUANSING - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menghantui di Provinsi Riau seakan tak kunjung usai. Karhutla kembali membakar lahan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, malam.
Kobaran api membakar semak dan vegetasi di kawasan belakang Danau Kebun Nopi, Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik.
Dalam video yang beredar di media sosial usai diunggah akun Instagram @Infokuansing, api tampak menyala di sejumlah titik di antara pepohonan. Kobaran api terlihat jelas di tengah kegelapan, sementara kepulan asap membumbung di sekitar lokasi.
Titik-titik api juga tampak menjalar di permukaan lahan. Sejumlah bagian kawasan terlihat masih mengeluarkan bara dan cahaya kemerahan akibat pembakaran vegetasi.
Kondisi ini membuat kebakaran terlihat semakin jelas dari kejauhan. Api membakar material mudah terbakar yang terdapat di sekitar kawasan tersebut.
"Kebakaran lahan di Desa Bukit Pedusunan, di belakang Kebun Kopi. Aduh parah," ujar seorang pria dalam video tersebut.
Belum diketahui secara pasti luas lahan yang terdampak kebakaran maupun penyebab munculnya api.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai apakah kebakaran tersebut telah berhasil dipadamkan seluruhnya atau masih terdapat titik api yang menyala.
Kebakaran lahan di kawasan tersebut menjadi perhatian mengingat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Riau. Terlebih, kebakaran yang berlangsung pada malam hari berpotensi sulit dipantau apabila lokasi berada cukup jauh dari permukiman atau akses jalan.
Pemadaman dan pendinginan menjadi penting dilakukan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan merambat ke area lain. Kondisi angin serta keberadaan vegetasi kering juga dapat memengaruhi cepat atau lambatnya api menjalar.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau asap dari kawasan lahan.
Peristiwa kebakaran lahan di belakang Danau Kebun Nopi ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap karhutla di Riau masih diperlukan, terutama ketika kondisi lahan relatif mudah terbakar.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera menginformasikan kepada petugas apabila menemukan api agar dapat ditangani sebelum meluas.

