Bukan Lagi LKS, Siswa Bakal Wajib Ditugaskan Membaca Buku

pojok-baca-di-terminal.jpg
Stan Mudik Asyik Baca Buku 2026 dari Kemendikdasmen yang berada di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Senin (16/3). (Foto: Ryan Iqbal/kumparan)

RIAU ONLINE - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang membuat perubahan kebijakan agar penugasan anak-anak lebih bermuatan literasi, daripada mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS).

"Kami juga sedang mulai ada perubahan kebijakan baru, di mana penugasan untuk anak-anak itu tidak lagi mengerjakan lembar kerja siswa, tapi membaca buku," ucap Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat membuka program 'Mudik Asyik Baca Buku', dilansir dari kumparan, Senin, 16 Maret 2026.

Kini banyak pojok baca yang tersebar sebagai bentuk kerjasama dengan Perpustakaan Nasional. Meski begitu, ia berseleroh pojok baca itu jarang diisi orang sebab posisinya yang berada di pojok.


"Di stasiun, di bandara, terminal, itu ada pojok-pojok baca. Tetapi memang karena di pojok, jadi saya sering mengamati jarang ada yang mojok," kata Mu'ti.

"Mudah-mudahan nanti tidak dipojok, tapi di tengah gitu, sehingga orang itu mendapatkan buku dengan mudah," harapnya.