RIAU ONLINE - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia jadi investor Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi. Hal ini disampaikan oleh Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas.
Rohan mengatakan, Danantara memastikan proses tender atau lelang lahan untuk Kampung Haji Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi sudah mulai berlangsung.
"Tender dengan pemerintah Arab Saudi, cukup banyak peminat tendernya. Jadi ada sebuah kawasan yang ditawarkan untuk dikelola. Sudah mulai proses awal-awal tender," ungkap Rohan, dikutip dari KUMPARAN, Jumat, 31 Oktober 2025.
Rohan juga menyampaikan bahwa kawasan Kampung Haji merupakan salah satu investasi besar perdana Danantara.
Kampung Haji ini disebut memiliki kapasitas yang besar dan akan dibangun banyak penginapan untuk jemaah haji dan umrah. Namun, Rohan juga mengatakan bahwa pihaknya membuka kemungkinan akan mengkomersialisasikan untuk kebutuhan lain.
"Tapi itu bukan untuk monopoli saja di kala umrah, itu bisa dikomersialkan ke siapa saja. Mudah-mudahan kita bisa terus berkompetisi untuk mendapatkan kesempatan ini," kata Rohan.
Rohan optimistis proyek ini tidak akan merugi, mengingat permintaan yang besar dari jemaah haji dan umrah dari Indonesia, yang per tahunnya bisa mencapai 2 juta orang.
"Jumlah ramah haji dan umrah Indonesia 2 juta per tahun, berapa jumlah hotel yang ada? Enggak mungkin kosong kalau bikin hotel dan sebagainya di sana. Jadi sisi pemasukannya sudah pasti given, sisi pengeluarannya bisa mengikuti," pungkasnya.

