RIAU ONLINE - Pengendara ojek online (ojol) akan mendapat pelatihan dari TNI. Pelatihan yang diberikan yakni pertolongan pertama di jalanan kepada masyarakat yang membutuhkan atau dalam keadaan darurat.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menuturkan, komunitas ojol perlu dirangkul dan diberikan pelatihan ini.
Menurutnya, pengendara ojol memiliki peran penting karena setiap hari berada di jalan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Saya rasa kesehatan itu menjadi terdepan ya, karena kita butuh sehat. Kita butuh umur panjang sehingga ya kita latih,” kata Panglima TNI saat ditemui di Monas usai acara TNI Fair, Minggu, 21 September 2025.
Ia menilai keterampilan pertolongan pertama sangat dibutuhkan untuk situasi darurat di lapangan.
“Misalnya hal sepele yang sebenarnya bisa dilakukan oleh semua orang, tetapi kalau kita tidak ngerti ya tidak tahu,” kata Agus, dikutip dari kumparan.
“Sehingga ya sedikit-sedikit kita berikan pelajaran itu supaya nanti ojol juga memberikan informasi kepada ojol yang lain atau masyarakat yang lain bagaimana cara memberikan pertolongan jika ada penumpang atau orang yang membutuhkan, di jalan yang membutuhkan pertolongan khususnya jantung,” jelasnya.
Sebelumnya, kata Agus, TNI telah memberikan pelatihan serupa kepada siswa melalui kegiatan outbound dan perkemahan. Salah satunya adalah praktik pertolongan pertama di lapangan bagi masyarakat yang membutuhkan.

