Djaka Budhi akan Libatkan Militer untuk Menegakkan Aturan Bea Cukai

Dirjen-Bea-dan-Cukai-Kemenkeu-Djaka-Budhi-Utama.jpg
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Djaka Budhi Utama. (Widya Islamiati/kumparan)

RIAU ONLINE - Dirjen Bea Cukai yang baru saja dilantik, Djaka Budhi Utama akan menggandeng TNI dan juga kepolisian dalam menegakkan aturan di Bea Cukai.

Djaka mengatakan, militer akan dilibatkan dalam menyelesaikan masalah-masalah seperti penyelundupan di pelabuhan-pelabuhan gelap.

"Yang pasti kan banyak lubang-lubang, pelabuhan-pelabuhan gelap, yang mungkin perlu dikoordinasikan dengan teman-teman di TNI maupun kepolisian," kata Djaka, dikutip dari KUMPARAN, Jumat, 23 April 2025.

Djaka berpendapat, pelibatan militer ini diharapkan dapat memastikan tidak ada penyelundupan dan menggenjot target penerimaan negara.


"Mungkin salah satu ininya adalah untuk memastikan tidak ada penyelundupan atau berkurangnya penyelundupan-penyelundupan. Sehingga penerimaan negara bisa sesuai dengan target," kata Djaka.

Djaka mengatakan, alasan Presiden Prabowo memintanya menjadi Dirjen Bea Cukai adalah untuk mengawal agar penerimaan negara mencapai target. 

"Saya diperintahkan oleh Pak Prabowo untuk memastikan bahwa ataupun mengawal Bea Cukai, mengawal penerimaan negara sesuai dengan yang ditargetkan oleh pemerintah," ujar Djaka.

Djaka Budhi Utama merupakan Letnan Jenderal TNI yang kini telah mengajukan pengunduran diri. Surat pengunduran dirinya sudah diajukan sejak tanggal 2 Mei 2025.

"Tapi untuk kepastiannya tentunya by process dari Mabes TNI maupun dari Kepala Staf Angkatan Darat," tuturnya.