Alokasi Anggaran MBG 2026 Naik 56,72 Persen dan Sasar 82,9 Juta Penerima

Program-Makan-Bergizi-Gratis-MBG-di-Kota-Pekanbaru.jpg
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pekanbaru. (LARAS OLIVIA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE - Alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 akan mengalami kenaikan 56,72 persen, dibanding alokasi anggaran program yang sama pada periode 2025.

Direktur Penyusunan APBN Kemenkeu Rofyanto Kurniawan mengungkapkan, alokasi anggaran pada 2026 tersebut adalah Rp268 triliun dan ditujukan untuk 82,9 juta penerima, termasuk siswa, ibu hamil, dan balita.

Sebelumnya, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk MBG pada 2025 sebesar Rp171 triliun.

"Jadi memang kita harapkan, kalau target 82,9 juta (penerima) ini sudah tercapai, tentunya kita akan fokus untuk meningkatkan kualitasnya," papar Rofyanto, dikutip dari KUMPARAN, Senin, 5 Mei 2025.


Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat kolaborasi lintas sektor di daerah untuk menggerakkan ekonomi daerah, termasuk pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK).

"(Contohnya) memberdayakan koperasi dan masyarakat, mensinergikan program subsidi dengan MBG, pembelian beras dari petani dari program MBG, sehingga akhirnya pengelolaan pangan bisa berjalan optimal," ungkapnya.

Rofyanto juga menyebut bahwa program ini diharapkan berkontribusi sebesar 1,03 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada tahun 2026 dan menciptakan lebih dari 1,32 juta lapangan kerja.

Target tersebut juga diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan sebesar 0,38 poin persentase, yang lebih tinggi dibandingkan dengan penurunan kemiskinan pada tahun 2025 sebesar 0,27 persen.