Warga Matikan Lampu Masjid saat Salat Tarawih agar Tak Ketahuan

Ilustrasi-salat-dalam-gelap.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, MAKASSAR-Untuk mengelabui petugas, banyak warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang masih melaksanakan salat berjemaah di masjid, termasuk menggelar salat tarawih di bulan Ramadan ini.

Padahal, Pemerintah Kota Makassar telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hingga Minggu 26 April 2020, merupakan hari ketiga PSBB di Makassar.

Dilansir dari Terkini.id, penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, pihaknya saat ini sedang berdiskusi mengenai sebagian besar masjid yang tetap menggelar salat tarawih berjemaah saat masa PSBB.

Dalam pembahasan tersebut, Iqbal Suhaeb turut melibatkan sejumlah pihak di antaranya Polrestabes Makassar, Kodim 1408/BS Makassar, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Berdasarkan data yang diterima pihaknya, sejumlah masjid masih tetap ngotot melaksanakan salat berjemaah di tengah pemberlakuan PSBB.

“Data yang kami terima berbeda-beda, tapi jumlahnya ratusan,” kata Iqbal Suhaeb kepada awak media, Minggu 26 April 2020..

Bahkan, kata Iqbal, beberapa masjid mencoba mengelabui petugas dengan sengaja mematikan lampu di masjid tersebut.

“Ada masjid yang sengaja mematikan lampu, seolah-olah tidak ada kegiatan. Tapi mereka melakukan salat berjemaah dan salat tarawih,” ungkap Iqbal.

Menurut dia, Pemkot Makassar saat ini telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian mengenai banyaknya pelanggaran selama PSBB.


“Nantinya, pengurus masjid yang melanggar aturan PSBB akan diberikan surat teguran,” ujarnya. Artikel ini sudah terbit di Suara.com