Guru TK di Pelalawan Dibegal, Korban Diikat di Batang Sawit, Motor dan Perhiasan Raib

Lokasi-guru-TK-dibegal.jpg
(Polres Pelelawan)
RIAU ONLINE, LANGGAM - Guru Taman Kanak-kanak (TK) di salah satu sekolah, di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Selasa, 3 Maret 2020 sekitar pukul 07.00 WIB lalu, jadi korban Pencurian dan Kekerasan (Curas) atau yang lebih dikenal Begal.
 
Korban bernama Mila berumur 30 Tahun, warga Desa Tambak, Kecamatan Langgam ini, hanya bisa pasrah ketika barang beharga korban dirampas oleh pelaku yang tak dikenalnya itu.
 
Ironisnya lagi, usai mengambil barang-batang milik korban, pelaku mengikat korban didekat batang sawit dan meninggalkan korban begitu saja di areal perkebunan sawit di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Mitra Unggul Perkasa (MUP), Desa Segati, Kacamatan Langgam.
 
Beruntung, sekira pukul 08.00 WIB, korban ditemukan oleh salah sorang karyawan PT MUP (Saksi), usai melihat korban diikat lalu dilepaskan bersama temannya.
 
Setelah itu, saksi kejadian mambawa korban ke klinik terdekat yang ada di PT MUP, selanjutnya dibawa ke Polsek Langgam untuk melaporkan kejadian yang telah menimpa guru TK tersebut.
 
Kasubag Humas Polres Pelelawan IPTU Edi Haryanto membenarkan kejadian yang menimpa salah seorang guru TK itu kepada, RiauOnline.co.id.
 
"Dari keterangan korban, korban kehilangan 1 unit sepeda motor merk Supra X warna hitam dengan Nopol BM 6292 IO beserta STNK, 1 buah Laptop merk Acer, 1 buah HP merk Samsung J2, cincin emas seberat 1 Gram, uang tunai Rp. 2 juta dan berkas-berkar kerja milik korban," ungkapnya.
 
Untuk pelaku, kata Humas Edy, saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. "Dalam lidik, saat ini kasus ditangani oleh Polsek Langgam," tandasnya