RIAU ONLINE - Separuh generasi baby boomer kini menghabiskan lebih dari tiga jam per hari di ponsel mereka. Hal ini berdasarkan laporan AddictionResource.net yang menyurvei ribuan responden berusia 59 hingga 77 tahun, kelompok usia yang dikenal sebagai baby boomer.
Dikutip dari KUMPARAN, Senin, 11 Agustus 2025, survei ini menyebut bahwa 50 persen responden baby boomer mengaku menggunakan ponsel lebih dari tiga jam per hari.
Bahkan, sekitar 20 persen dari mereka menghabiskan waktu lebih dari lima jam setiap harinya.
Berdasarkan penelitian Pew Research pada 2024, 40 persen dari 2000 responden di Amerika Serikat mengaku merasa cemas jika tidak bisa mengakses perangkat digital. Bahkan, setengahnya langsung mengecek ponsel dalam satu jam pertama setelah bangun tidur.
Bryan Driscoll, konsultan HR dan pakar generasi, mengatakan bahwa fenomena ini bukan hanya soal penggunaan gadget saja.
"Boomer bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan ponselnya, tapi itu bukan koneksi, melainkan isolasi," kata Driscoll.
"Banyak dari mereka kesulitan membedakan informasi yang benar dan salah di dunia maya, membuat mereka lebih rentan terhadap hoaks dan ruang gema digital. Ini bukan sekadar soal screen time, tapi tentang generasi yang sedang menghadapi kesepian dan krisis identitas digital," paparnya.
Konselor kesehatan mental dari AddictionResource.net, Ruth Hernandez mengatakan, penggunaan ponsel berjam-jam oleh baby boomer kini bukan lagi hal mengejutkan.
"Banyak dari mereka kini menggunakan smartphone untuk segala hal, mulai dari kirim pesan ke keluarga, memantau aplikasi kesehatan, baca berita, main media sosial, hingga nonton video," ujar Hernandez.
"Buat mereka, ponsel sudah jadi bagian dari rutinitas harian sama seperti anak muda," imbuhnya.

