Marak Pohon Tumbang di Pekanbaru, DPRD Desak DLHK Pangkas Pohon Besar

Roni-Pasla3.jpg
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Pasla (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Peristiwa pohon tumbang yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian serius. Selain menimpa rumah warga di Kecamatan Tenayan Raya, pohon tumbang juga merusak satu unit mobil Toyota Innova Reborn di Jalan Jenderal Sudirman.

Sebelumnya, sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya. Tak berselang lama, kejadian serupa terjadi di Jalan Jenderal Sudirman. Sebuah pohon pelindung di kawasan tersebut tumbang dan menimpa Toyota Innova Reborn bernomor polisi BM 1305 AKU.

Rentetan kejadian ini mendapat perhatian Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla. Ia mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera mengantisipasi potensi pohon tumbang, terutama menjelang musim hujan yang disertai angin kencang dan petir.

Menurut Roni, kondisi cuaca yang memasuki periode panas berkepanjangan akibat fenomena El Nino perlu menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.

Ia menilai, perawatan dan pemangkasan pohon pelindung di sepanjang jalan, taman kota, serta median jalan harus lebih diintensifkan sebelum memasuki musim hujan.



"Kalau tahun ini dikenal dengan El Nino, biasanya terjadi musim panas yang berkepanjangan. Setelah itu, akan muncul musim hujan yang disertai angin dan petir," ujarnya, Jumat 30 Oktober 2026.

Roni mengatakan, sejumlah titik di Kota Pekanbaru perlu mendapat perhatian khusus, terutama pohon-pohon besar yang berada di pinggir jalan maupun di median jalan.

Untuk itu, ia mendorong Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru segera melakukan pendataan dan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dinilai berpotensi tumbang.

"Di saat peralihan musim inilah saatnya kita lebih intens menjaga dan melakukan perawatan. Ada beberapa titik jalan, terutama yang berkaitan dengan taman kota dan tanaman pohon di pinggir maupun median jalan, yang perlu menjadi perhatian bersama dengan DLHK," jelasnya.

Ia berharap langkah antisipasi tersebut dapat dilakukan secepatnya agar risiko pohon tumbang tidak semakin besar ketika musim hujan dan angin kencang tiba.

Menurutnya, pencegahan sejak dini jauh lebih penting untuk menghindari kerugian materiil maupun kemungkinan jatuhnya korban jiwa akibat pohon tumbang di wilayah perkotaan.