RIAU ONLINE, PEKANBARU – Sebanyak 96 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Selasa 15 September 2026. Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, mencapai 70 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira Mawadah, mengatakan puluhan titik panas tersebut merupakan bagian dari ribuan yang terpantau di wilayah Sumatera.
"Untuk Riau terdeteksi 96 titik panas," kata Yudhistira.
Dari total tersebut, titik panas paling banyak ditemukan di Kabupaten Inhu dengan 70 titik. Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya juga terpantau memiliki titik panas.
Rinciannya, Bengkalis 1 titik, Kepulauan Meranti 1 titik, Kampar 4 titik, Pelalawan 6 titik, Rokan Hulu 1 titik, Siak 2 titik, Dumai 7 titik, dan Indragiri Hilir 4 titik.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat sebanyak 4.127 titik panas terpantau di wilayah Sumatera hingga Selasa.
Banyaknya titik panas tersebut turut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan potensi munculnya kabut asap di sejumlah wilayah Riau, terutama apabila titik panas berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG juga memprakirakan kondisi udara pada pagi hingga siang hari berpotensi mengalami penurunan kualitas di sejumlah wilayah akibat aktivitas titik panas dan kondisi atmosfer.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi karhutla, khususnya di daerah yang terpantau memiliki konsentrasi titik panas cukup tinggi.

