RIAU ONLINE, PEKANBARU – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di Pekanbaru diwarnai hadirnya layanan transportasi gratis bagi pelajar.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mulai mengoperasikan bus sekolah gratis pada Senin, 13 Juli 2026, sebagai upaya pemerintah kota memberikan akses perjalanan yang aman, nyaman, sekaligus meringankan beban transportasi siswa.
Program tersebut merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang mulai direalisasikan melalui pengoperasian dua unit bus sekolah.
Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan layanan tersebut dihadirkan untuk membantu para pelajar dalam perjalanan menuju maupun pulang dari sekolah.
"Ini merupakan program Bapak Wali Kota Agung Nugroho yang mulai dijalankan oleh Dishub pada hari pertama masuk sekolah. Kami berharap layanan ini dapat membantu para pelajar berangkat dan pulang sekolah dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya," ujar Masykur.
Pada tahap awal, layanan bus sekolah gratis melayani tujuh sekolah yang berada di sepanjang rute yang telah ditentukan. Dua unit bus dioperasikan setiap hari dengan kapasitas masing-masing sebanyak 19 penumpang.
Titik keberangkatan sekaligus tujuan akhir bus berada di SMP Madani, Jalan Sudirman.
Dari titik tersebut, bus melintasi sejumlah kawasan, yakni Jalan Harapan Raya, Kulim, Hangtuah, Pasar Lima Puluh, kemudian menuju kawasan Kompleks Sekolah Sultan Syarif Qasim dan Sutomo sebelum kembali ke SMP Madani.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Pekanbaru, Erwinsyah, menjelaskan para pelajar dapat memanfaatkan halte yang berada di sepanjang jalur perjalanan sebagai titik penjemputan.
"Penjemputan dilakukan di halte-halte yang berada di sepanjang rute. Ada kesepakatan dengan koordinatornya. Bus beroperasi dari SMP Madani dan kembali lagi ke SMP Madani setelah menyelesaikan perjalanan," jelas Erwinsyah.
Adapun sekolah yang menjadi sasaran layanan pada tahap awal meliputi SMPN 1, SMPN 5, SMPN 14, SMPN 10, SMPN 4, SDN 51, dan SDN 36 Pekanbaru.
Selain memberikan kemudahan bagi pelajar, kehadiran bus sekolah gratis ini diharapkan turut memberikan dampak terhadap kondisi lalu lintas. Dengan semakin banyak siswa menggunakan transportasi umum, jumlah kendaraan pribadi yang mengantar dan menjemput pelajar diharapkan dapat berkurang.
Pemko Pekanbaru berharap program tersebut dapat terus dimanfaatkan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan transportasi pelajar yang lebih aman, nyaman, terjangkau, serta membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada jam sibuk sekolah.(Adv Pemko Pekanbaru)

