Aksi Begal di Pekanbaru Meresahkan, DPRD Minta Polisi Tingkatkan Patroli

Aidhil-Nur-Putra9.jpg
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Aksi begal di Kota Pekanbaru kembali menjadi keluhan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Kali ini, aksi kriminal tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Soekarno Hatta arah Arengka Atas dan membuat para pengendara resah karena pelaku disebut beraksi pada dini hari hingga waktu subuh.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga yang kerap melintas di jalur tersebut, terutama masyarakat yang berangkat bekerja atau beraktivitas setelah salat subuh saat kondisi jalan masih relatif sepi.

Menanggapi maraknya aksi kejahatan jalanan itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, meminta aparat kepolisian bersama pihak terkait meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai masyarakat kembali dihantui rasa takut saat melintas di jalan, apalagi pada waktu subuh yang memang kondisi jalan masih sepi,” ujar Aidhil, Senin 18 Mei 2026.

Menurut Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Pekanbaru tersebut, aksi begal yang kembali marak dapat mengganggu rasa aman masyarakat dan berdampak terhadap aktivitas warga sehari-hari.



Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan dan memperkuat pengamanan di kawasan yang sering dikeluhkan warga.

“Aparat harus meningkatkan patroli rutin dan segera menindak tegas para pelaku agar masyarakat merasa aman,” katanya.

Selain meminta peningkatan pengawasan dari aparat, Aidhil juga mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT dan RW sebagai langkah pencegahan dini terhadap tindak kriminalitas.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“Peran masyarakat juga dibutuhkan. Siskamling harus kembali diaktifkan supaya keamanan lingkungan bisa lebih terjaga dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara, terutama ketika melintas di lokasi yang minim penerangan dan sepi aktivitas pada malam hingga dini hari.

“Kalau ada aktivitas mencurigakan dan tindak kriminal di lingkungan sekitar, kita juga minta warga proaktif untuk melaporkannya,” pungkasnya.