RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN, Nofrizal, menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi ekonomi yang dinilai semakin berat. Aspirasi tersebut ia terima saat melaksanakan kegiatan reses dalam sepekan terakhir.
Menurut Nofrizal, mayoritas warga mengeluhkan sulitnya memenuhi kebutuhan hidup akibat kenaikan harga bahan pokok yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan.
“Dalam reses seminggu terakhir, banyak masyarakat mengeluhkan kondisi ekonomi yang semakin sulit. Kebutuhan hidup meningkat, harga bahan pokok naik, sementara pendapatan tidak ikut bertambah,” ujar Nofrizal, Senin 13 April 2026.
Selain persoalan ekonomi, isu lapangan kerja juga menjadi perhatian utama. Ia menyebutkan, warga mengaku semakin kesulitan mendapatkan pekerjaan, meskipun berbagai program pemerintah di sektor ekonomi, termasuk pertanian, telah digencarkan.
Nofrizal menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pekanbaru agar segera menghadirkan solusi konkret.
Ia menegaskan, meskipun DPRD memiliki keterbatasan dalam memberikan solusi langsung, pihaknya tetap berkomitmen untuk mendorong pemerintah agar lebih aktif membuka peluang kerja.
“Kami di DPRD tentu punya keterbatasan. Tapi kami terus mendorong pemerintah agar lebih maksimal dalam membuka peluang kerja dan memperkuat sektor ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, ia juga menyinggung pembangunan infrastruktur di Kota Pekanbaru yang dinilai sudah berjalan, meski belum sepenuhnya merata di seluruh wilayah.
Nofrizal menekankan pentingnya realisasi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat saat reses. Ia menyebutkan, usulan pokir tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
“Kami berharap realisasi pokir bisa tepat sasaran, karena itu merupakan usulan langsung dari masyarakat. Apa yang disampaikan saat reses tahun ini, tentu diharapkan bisa direalisasikan pada tahun berikutnya,” tutupnya.

