PNS Tabrak Pohon di Jalan Sudirman Tengah Malam, Mobil Rusak Parah

Mobil-tabrak-pohon-di-sudirman3.jpg
Kondisi Mobil Honda HR-V menabrak pohon di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis, 1 Desember 2025. (Dok. Satlantas Polresta Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Satu unit mobil Honda HR-V menabrak pohon di Jalan Jenderal Sudirman, jalur barat, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Kamis, 1 Januari 2026 pukul 23.00 WIB. Akibatnya mobil dengan nomor polisi BM 1880 OY itu mengalami ringsek parah di bagian depan.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, membenarkan adanya kejadian laka lantas tunggal tersebut. 

AKP Satrio menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan yang dikemudikan oleh Hafidh Siswono (34), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Jalan Bindanak, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

"Benar, pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Jenderal Sudirman jalur barat, tepat di depan Showroom BYD Arista Pekanbaru. Kendaraan yang terlibat adalah mobil Honda HR-V BM 1880 OY," ujar AKP Satrio, Jumat, 2 Januari 2026.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, peristiwa bermula saat mobil Honda HR-V yang dikemudikan Hafidh Siswono melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan cukup tinggi. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi.

"Sesampainya di depan showroom, pengemudi berusaha menghindari kendaraan yang berada di depannya dengan membanting setir ke kiri," ungkap AKP Satrio.



"Namun karena kondisi jalan licin usai hujan dan kecepatan kendaraan cukup tinggi, mobil kehilangan kendali dan akhirnya menabrak pohon di sisi barat jalan," jelasnya.

Akibat benturan keras tersebut, pengemudi mengalami luka di bagian wajah serta luka pada kaki. Korban kemudian langsung dilarikan ke RS Syafira Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban selamat dan mengalami luka-luka. Saat ini sudah mendapatkan penanganan di rumah sakit," tambah AKP Satrio.

Dalam kejadian ini, polisi juga mencatat dua orang saksi, Nanda (40), seorang petugas keamanan, dan James (35), karyawan swasta, yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

AKP Satrio menyebutkan bahwa kondisi lingkungan saat kejadian dalam keadaan mendung setelah hujan, dengan kontur jalan aspal satu arah yang licin. Arus lalu lintas saat itu terpantau sedang.

"Kesimpulan sementara, kecelakaan ini diduga terjadi akibat pengemudi tidak konsentrasi dan kurang hati-hati, ditambah dengan kecepatan tinggi saat berkendara di kondisi jalan licin," tegas AKP Satrio.

Satrio mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, terutama pada malam hari dan setelah hujan.

"Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengendalikan kecepatan, serta tetap fokus saat berkendara. Kondisi jalan licin sangat berisiko apabila dikombinasikan dengan kecepatan tinggi,” pungkasnya.