Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu, Kurir Ditangkap di Kendari

Kombes-Putu7.jpg
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira saat memberikan keterangan. (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau bersama Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1 kg yang akan dibawa oleh seorang kurir ke Kota Kendari, Selasa, 12 Agustus 2025.

Pelaku berinisial J warga Aceh sempat lolos ke Kota Kendari, namun berhasil ditangkap oleh petugas Bandar Udara Haluoleo, Kendari. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. 

"Benar saat ini anggota kita sedang menjemput tersangka di Kota Kendari, sementara barang bukti yang tidak sempat dibawa pelaku sudah kita amankan," kata Kombes Putu, Rabu, 13 Agustus 2025. 

Kombes Putu menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan petugas Avsec saat memeriksa koper hitam milik tersangka melalui mesin X-ray. 


"Petugas Avsec kemudian berkoordinasi dengan kita, dan segera mengamankan koper tersebut. Saat diperiksa kita menemukan 4 bungkus sabu yang tersimpan rapi didalam koper tersebut. Setelah kita timbang beratnya sekitar 1 Kg. Pemeriksaan awal oleh Bea Cukai menggunakan test kit menunjukkan hasil positif sabu,” kata Kombes Putu.

Dengan penemuan tersebut, petugas Avsec dan Personel Dit Resnarkoba langsung mencari pemilik koper. Namun, pemilik koper sudah berhasil lolos terbang ke Kota Kendari. 

"Mendapat informasi tersebut kita langsung menghubungi pihak Bandar Udara Haluoleo Kendari dan berhasil menangkap pelaku saat hendak turun dari pesawat. 

"Saat ini sedang dijemput oleh anggota kita, nanti kita kabari untuk perkembangan selanjutnya," kata Kombes Putu. 

Kombes Putu menegaskan, pengungkapan ini menjadi bukti pentingnya koordinasi antara aparat penegak hukum dan pihak keamanan bandara dalam mencegah peredaran narkotika melalui jalur udara. 

"Sinergitas ini akan terus kami perkuat demi memutus mata rantai penyelundupan narkoba,” kata Kombes Putu.