Makan Malam Bikin Gemuk, Mitos Atau Fakta?

pecal-kembang-turi.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE - Makan malam membuat berat badan menjadi naik. Sebaiknya jangan makan apapun di atas jam 7 malam. Benarkah demikian atau hanya sekedar mitos?

 

Berat badan dipengaruhi jumlah makanan jenis makanan, aktivitas fisik dan metabolisme tubuh. Semakin banyak makan, terlebih lagi makanan berlemak dan mengandung gula, serta kurang aktivitas fisik tentu akan berdampak naiknya berat badan. (Baca Juga: Suka Makan Sosis dan Hotdog? Makanan Ini Pemicu Kanker

 

Jadi, naiknya berat badan tidak ada hubungannya dengan waktu makan. Anda bisa makan kapanpun dengan catatan Anda harus memperhatikan jenis makanan dan jumlah kalori guna menghindari meningkatnya berat badan.

 

Namun, dikutip dari klikdokter.com, kebanyakan orang yang makan pada malam hari akan mengalami peningkatan berat badan. Ini biasanya berhubungan dnegan stres, rasa bosan, lelah atau insomia yanag dapat memicu produksi hormon dan menimbulkan rasa lapar.

 

Biasanya, hormon tersebut akan membuat kita makan makanan berlemak yang banyak mengandung kalori dan mengandung gula. Misalnya, coklat, Es krim, kue, gorengan, permen dan makanan tidak sehat lainnya. (Klik Juga: Anda Sering Kesemutan? Waspadai Penyebabnya)

 

Agar tidak terjadi peningkatan berat badan, ada banyak cara membatasi total asupan kalori perharinya. Awali sarapan dengan makanan berprotein tinggi dan serat. Tujuannya, meningkatkan metabolisme tubuh dan membuat Anda kenyang lebih lama.

 

Selain itu, hindari membeli atau menyediakan cemilan tidak sehat di kantor atau di rumah. Pasalnya, saat sedang menonton televisi atau bekerja kita cenderung ingin makan makanan ringan.

 

Jika Anda terbangun hingga larut dan merasakan lapar, sebainya pilihlah makanan yang sehat dan jumlahnya tidak lebih dari kebutuhan kalori harian Anda. Jangan lupa untuk berolahraga.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline