Tiga WNI Hilang di Selat Hormuz Masih Dalam Pencarian Sejak Sepekan Lalu

RIAU ONLINE, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri sebut ada tiga warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan hilang di Selat Hormuz pada Jumat, 6 Maret 2026 lalu.

Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan, ketiga WNI tersebut dilaporkan hilang dalam insiden ledakan kapal tug boat Musaffah 2 masih dalam proses pencarian oleh otoritas setempat.

"Untuk tiga orang WNI kita yang hilang di Selat Hormuz, sampai saat ini masih dilakukan pencarian dan otoritas setempat juga masih terus melakukan pencarian selama 24 jam," kata Heni, dikutip dari Kumparan, Jumat, 13 Maret 2026.

Heni menegaskan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga pemerintah setempat memutuskan penghentian operasi kapal yang tenggelam pada 6 Maret 2026.



"Mereka tidak akan berhenti sampai pihak pemerintah setempat menyatakan dihentikan pencarian," tutur Heni.

Heni mengungkapkan, pemerintah Indonesia masih belum menerima penjelasan resmi mengenai penyebab insiden yang memicu hilangnya ketiga WNI tersebut hingga saat ini.

"Kita belum mendapat statement resmi dari pemerintah setempat, apa yang menyebabkan ledakan tersebut," ujarnya.

Pihaknya juga menyatakan, belum menerima laporan tambahan mengenai WNI lain yang terjebak di kawasan Selat Hormuz.

"So far, masih belum ada lagi laporan, apakah ada WNI kita yang terjebak di Selat Hormuz," pungkasnya.