Kekuasaan ISIS Terancam Akibat Menurunnya Pendapatan

Militan-ISIS.jpg
(MIRROR)

RIAU ONLINE - Pendapatan kelompok militan ISIS sudah berada di bawah kontrol hingga menyebabkan jatuh hingga sekitar sepertiga.

 

Sebuah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat mengatakan penurunan pendapatan merupakan bentuk ancaman bagi kekuasaan kelompok yang memproklamirkan diri sebagai Khalifah itu dalam jangka panjang.

 

Menurut Badan Analis IHS, pendapatan kelompok ISIS jatuh hingga USD 56 juta per bulan pada Maret lalu dari sekitar USD 80 juta perbulan.

BACA JUGA: 25 Ribu Pejuang ISIS Tewas dalam Serangan Udara

 

Produksi minyak harian turun menjadi 21.000 barel dari 33.000 barel selama rentang waktu yang sama sejak fasilitas produksi mengalami kerusakan akibat serangan udara yagn dilakukan oleh koalisi pimpinan AS.

 

"ISIS masih memiliki kekuatan di wilayah tersebut, namun penurunan pendapatan ini akan meningkatkan tantangan bagi kelompok itu untuk menjalankan wilayahnya dalam jangka panjang," ujar Analis senior IHS, Ludovico Carlino seperti dikutip dari Reuters, Senin (18/4/2016).

KLIK JUGA: Ditemukan Tempat Persembunyian Senjata Diduga Milik ISIS

 

Wilayah yang berada di bawah kendali ISIS telah mengalami penurunan sekitar 22 persen sejak pertengahan 2014, sedangkan penduduk wilayah yang telah jatuh sekitar 6 juta dari sebelumnya 9 juta.

 

Sekitar 50 persen dari pendapatan ISIS berasal dari pajak dan penyitaan, 43 persen dari minyak dan sisanya dari penyelundupan narkoba, penjualan listrik dan sumbangan.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline

 

-->