Luncurkan Misil, Iran Anggap Sah

misil-balistik-Iran.jpg
(Fars/Independent)

RIAU ONLINE - Program misil balistik yang diluncurkan Iran pekan ini dianggap tak melanggar komitmen dalam perjanjian nuklir yang dilakukan bersama enam negara kuat dunia tahun lalu. Pemerintah Iran bahkan akan melanjutkan program itu.

 

Media pemerintah mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Hossein Jaberi-Ansari sebagaimana dilansir dari VOAIndonesia mengatakan bahwa program itu sah dan bersifat defensif.

 

BACA JUGA : Karena Perang, 34 Negara Tak Punya Makanan yang Cukup untuk Rakyatnya

 

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika mengungkapkan keprihatinan atas uji coba yang menurut Iran dilakukan hari Selasa dan Rabu. Juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby mengatakan akan mencermati uji coba itu dan akan mengambil tanggapan tepat yang diperlukan, baik melalui PBB maupun secara sepihak.

 

Kirby mengatakan Menteri Luar Negeri John Kerry mengangkat isu itu hari Rabu dengan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif. Tetapi kantor berita Iran Student News Agency hari Kamis menyebutkan bahwa Kerry telah mengirim email kepada Zarif untuk meminta berkonsultasi melalui telepon, tetapi ini tidak terjadi karena Zarif sedang melakukan kunjungan dinas.