Promotor MotoGP akan Kumpulkan Semua Pembalap Bahas Insiden Sepang

 

RIAU ONLINE, JAKARTA - Semua pembalap MotoGP di sirkuit Valencia akan dikumpulkan pada Kamis nanti. Presiden Federasi Balap Motor Internasional, FIM, Vitto Ippolito, CEO Promotor MotoGP Dorna, Carmelo Ezpeleta dan pembalap akan membahas soal insiden pada seri MotoGP Malaysia di sirkuit Sepang dua pekan lalu.

 

"Menindaklanjuti kejadian pada MotoGP Malaysia dan perkembangan setelahnya, Biro Permanen kejuaraan MotoGP yang terdiri dari Presiden FIM dan CEO Promotor MotoGP Dorna, akan mengumpulkan semua pembalap MotoGP dan manajer tim mereka untuk mendinginkan situasi pada Kamis, 5 November 15.30 waktu setempat," ujar FIM melalui pernyataan resminya seperti dikutip dari laman Tempo.co. (BACA JUGA: Napak Tilas Perjalanan Karir Valentino Rossi)

 

Laman Crash menyatakan, pertemuan itu kemungkinan dilakukan untuk menghindari perang antar pembalap di media massa seperti yang terjadi pada seri MotoGP Malaysia lalu. Acara yang digagas FIM itu dipastikan akan menghapus jadwal konferensi pers yang biasa digelar sebelum sesi latihan bebas pada hari Jumat dimulai.

 

Seri MotoGP Malaysia dua pekan lalu dimulai dengan perang pernyataan di media. Pembalap tim Movistar Yamaha Valentino Rossi menuding pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, telah membantu Jorge Lorenzo saat balapan di seri sebelumnya, seri MotoGP Australia di sirkuit Phillip Island. (BACA JUGA: Lawan Rossi Ini Sebut The Doctor bukan Orang Munafik)

 

Dalam balapan di Phillip Island, Rossi menuding Marquez sengaja memperlambat laju motonya dan menahannya di belakang pembalap tim Ducatti, Andrea Ianonne, sebelum akhirnya menyalip Jorge Lorenzo di putaran terakhir dan menjadi pemenang. Hal itu dilakukan agar jarak angka antara Rossi dan Lorenzo dalam klasemen pembalap menipis. Saat itu Rossi memimpin klasemen dengan jarak 18 poin dari Lorenzo di posisi kedua dengan tiga balapan tersisa.

 

Tudingan Rossi dibantah Marquez. Marquez mengaku memperlambat laju motornya namun menurut dia, hal itu dilakukan bukan untuk menahan Rossi. Dia mengaku melakukan itu untuk menghemat bannya.

 

Situasi panas berlanjut di lintasan. Marquez yang sempat berada di posisi kedua di belakang rekan setimnya, Dani Pedrosa, seperti sengaja memberikan jalan bagi Lorenzo. Dia pun tak mengejar Lorenzo dan memilih bertarung dengan Rossi untuk memperebutkan posisi ketiga. Keduanya terlibat aksi saling balap dan hampir beberapa kali bersentuhan.

 

Puncak kemarahan Rossi terjadi pada putaran ketujuh. Dia sengaja melebar dan menggiring Marquez keluar lintasan. Marquez yang berupaya untuk keluar dari jebakan pun mencoba menyalip Rossi dari sisi luar dengan merebahkan motornya hingga menyentuh motor dan menyentuh kaki Rossi. Reflek, Rossi pun menggerakan kakinya dan mendorong Marquez hingga terjatuh.

 

Akibat kejadian itu, Rossi mendapatkan hukuman memulai start dari posisi paling belakang pada seri MotoGP Valencia akhir pekan nanti. Kondisi ini tentu merugikan Rossi yang sedang mengejar gelar juara dunia kesepuluhnya tahun ini. Dengan hanya unggul 7 angka dari Lorenzo, Rossi harus finish satu tingkat di bawah rekan setimnya itu jika ingin mengamankan gelar juara. Karena itu, Rossi saat ini sedang mengajukan banding ke pengadilan olahraga internasional.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline