50 Pegawai Malaysia Airlines Jadi Sopir Taksi

Malaysia-Airlines.jpg
(internet)

RIAUONLINE, KUALA LUMPUR -  Maskapai pelat merah Malaysia, Malaysia Airlines, secara perlahan-lahan diambang kebangkrutan. Puluhan bahkan ratusan karyawan Malaysia Airlines (MAS), dirumahkan usai dua kejadian beruntun menimpa pesawat itu. 

 

Diawali dengan tak tahu dimana rimbanya pesawat MAS MH370 dengan rute Kuala Lumpur-China, setahun silam, serta dilanjutkan ditembak jatuhnya pesawat maskapai ini hancur berkeping-keping akibat serangan roket di udara Ukraina. 

 

Kini, setidaknya nasib 50 karyawan MAS yang dirumahkan telah beralih pekerjaan sebagai sopir taksi. Mereka sudah mengajukan lamaran pekerjaan ke Perusahaan Jasa Taksi Premium Big Blue.

 

Penasihat Perusahaan Jasa Taksi Premium Big Blue, Datuk Shamsubahrin Ismail, menjelaskan, mereka masih mencari waktu tepat memanggil pelamar untuk wawancara.

 

Shamsubahrin menjelaskan, langkah ini dilakukan karena perusahaan sangat memahami masalah dihadapi karyawan MAS guna mengepulnya dapur mereka.

 

“Kita membuka kesempatan bagi karyawan MAS yang dirumahkan. Kita ingin membantu mereka mendapatkan sumber pendapatan karena perusahaan sangat prihatin terhadap nasib yang dialami," jelasnya. 

 

“Mereka semuanya akan diberi pelatihan selama satu hingga tiga hari untuk menjelaskan seperti apam pekerjaan sebagai sopir taksi,” katanya kepada Utusan Malaysia. 

 

Utusan Malaysia, hari ini Kamis (4/6/2015), melaporkan Perusahaan Jasa Taksi Premium Big Blue telah membuka lowongan pekerjaan sebanyak 800 lowongan kepada karyawan MAS.

 

Ini merupakan langkah berrsimpati dengan mereka. Shamsubahrin mengungkapkan, merek mengharapkan 600 orang akan membuat permohonan susulan mengikuti tindakan 50 orang tersebut. 

 

Sumber : utusanmalaysia