Mendag Pastikan HET MinyaKita Tetap Rp15.700 per Liter

Menteri-Perdagangan-Budi-Santoso.jpg
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Fariza/kumparan)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso pastikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng bersubsidi MinyaKita tidak mengalami kenaikan.

Budi mengatakan, keputusan ini diambil melalui beberapa pertimbangan, salah satunya adalah untuk melindungi konsumen.

"Sampai sekarang tidak naik. Jadi sesuai hasil rapat itu kan dengan beberapa pertimbangan," kata Budi, dikutip dari ANTARA, Selasa, 30 Juni 2026.

Budi mengungkapkan, keputusan ini merupakan upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat atau konsumen meskipun saat ini harga Crude Palm Oil (CPO) mengalami peningkatan harga.



Ia menjelaskan bahwa menetapkan kenaikan harga minyak perlu dikoordinasikan lebih lanjut dengan berbagai pihak, baik petani, produsen, maupun konsumen.

Namun Budi memastikan bahwa hingga saat ini HET MinyaKita masih di angka Rp15.700 per liter karena ada sejumlah pertimbangan yang harus dilakukan oleh pemerintah.

"Saya sampaikan banyak pertimbangan ya. Tadi dari sisi produknya, artinya dari petaninya. Kemudian dari biaya distribusi, juga dari konsumen," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menyatakan pemerintah berkomitmen mempertahankan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter demi menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga minyak sawit dunia.

Menurut dia, ketersediaan minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA)