Beasiswa Rp62 Miliar Disiapkan untuk 3.644 Mahasiswa Riau

Ilustrasi-Beasiswa2.jpg
Ilustrasi (INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggaran sebesar Rp62 miliar dialokasikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk beasiswa bagi 3.644 mahasiswa. Beasiswa ini guna mencapai target pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan hal itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang didalamnya termasuk janji menghadirkan Satu Rumah Satu Sarjana.

“Rp62 miliar mungkin angka yang kecil, karena bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Janji yang ada dalam RPJMD, yakni Satu Rumah Satu Sarjana, tentu tidak bisa tercapai hanya dengan pemberian Rp62 miliar untuk beasiswa saja,” kata Sekda Syahrial di Pekanbaru, Minggu 10 April 2026.

Syahrial menjelaskan Pemprov Riau terus berikhtiar dan mengajak semua pihak untuk memperoleh anggaran yang lebih besar dari sumber lain, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun lembaga pemerintah lainnya.



Satu di antaranya melalui program Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) pengelola kelapa sawit. Dari kuota nasional sebanyak 4.000 penerima beasiswa, sebanyak 1.341 penerima berasal dari Riau.

“Artinya, anak-anak Riau bisa mendapatkan beasiswa biaya hidup, biaya kos, termasuk biaya pendidikan lainnya,” ucap Syahrial.

Syahrial menilai capaian tersebut menunjukkan kolaborasi menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Riau. Ia berharap semakin banyak anak Riau memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

"Sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan pada masa depan," tuturnya.

Menurut Syahrial, beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi pembangunan daerah agar sebanyak-banyaknya anak Riau memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik, memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta mampu menjadi bagian dari pembangunan transformasi ekonomi daerah ke depan.(ANTARA)