Delapan Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi Pasca Bencana Akhir 2025

Delapan-Desa-di-Aceh-Tengah-Masih-Terisolasi-Pasca-Bencana-Akhir-2025.jpg
Warga penyintas bencana melewati jalan darurat menuju Desa Sihadapan, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Jumat, 20 Februari 2026. (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

RIAU ONLINE, ACEH TENGAH - Delapan desa di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh masih terisolasi pasca bencana yang melanda pada akhir tahun 2025 lalu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika.

Andalika menjelaskan, sebelumnya terdapat total 101 desa yang terisolasi dan kini tinggal delapan desa.

"Delapan desa tersebut terisolasi karena jembatan terputus serta belum adanya material yang bisa menghubungkan jalan," kata Andalika, dikutip dari ANTARA, Jumat, 20 Februari 2026.


Delapan desa itu yakni Bergang, Pantardog, dan Karangampar di Kecamatan Ketol, serta Lingge, Jamat, Dulung Sekinel, Rejepayung, dan utinrejo di Kecamatan Lingge.

"Saudara kami di sana masih terisolir, hanya bisa diakses dengan kendaraan roda dua. Tetapi bantuan dan partisipasi unsur masyarakat tidak berhenti ke sana walaupun aksesnya sulit," ungkap Andalika.

Menurut dia, Pemerintah Aceh Tengah bekerja sama dengan BPBD kini berusaha semaksimal mungkin untuk membuka akses jalan ke desa-desa yang terisolasi tersebut. (ANTARA)