RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pertandingan tuan rumah PSPS Pekanbaru melawan tim tamu Adhyaksa FC berakhir imbang 1-1 di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Jumat, 23 Januari 2025 pukul 19.00 WIB. Banyak kontroversi terjadi pada pertandingan kali ini, mulai dari gol penalti untuk Adhyaksa hingga gol PSPS Pekanbaru yang dianulir wasit.
Tidak hanya itu. Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso sampai nunjuk-nunjuk ke arah bangku pemain Adhyaksa FC. Tensi permainan juga memanas setelah beberapa keputusan kontroversi wasit dalam pertandingan sehingga diteriaki Mafia oleh suporter PSPS Pekanbaru.
Babak Pertama
Saat pertandingan baru berjalan 10 menit, PSPS Pekanbaru mampu unggu cepat lewat sepakan terukur Asir Aziz memanfaatkan umpan Viery Donny Ariyanto. PSPS Pekanbaru unggul 1-0. Adhyaksa FC yang tidak mau ketinggalan mencoba membangun serangan lewat pemain Makan Konate, namun belum membuahkan hasil.
Kontroversi terjadi saat Viery Donny Ariyanto melakukan diving di kotak Penalti usai berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Adhyaksa. Wasit menunjuk titik putih, tidak terima keputusan wasit, pemain Adhyaksa FC melakukan protes dan wasit melakukan cek VAR.
Setelah dicek dan tidak ada pelanggaran yang dilakukan penjaga gawang Adhyaksa FC dan Viery Donny Ariyanto malah mendapat kartu kuning karena dianggap menjatuhkan diri (diving) di kotak Penalti lawan. Setelah insiden itu, ribuan suporter PSPS Pekanbaru meneriaki Wasit dengan sebutan 'mafia' dan 'binatang'.
Di penghujung babak pertama, kontroversi kembali terjadi, Adhyaksa FC mendapat penalti setelah pemain PSPS Pekanbaru melakukan pelanggaran. Aji Santoso kesal dan melakukan protes keras, namun keputusan wasit menunjuk titik putih tidak terhenti. Adilson Gancho da Silva yang maju sebagai eksekutor, sukses menaklukkan Muhammad Darmawan. Skor 1-1 hingga peluit babak pertama dibunyikan.
Di babak kedua
PSPS Pekanbaru mencoba mengendalikan tempo permainan lewat pemain andalan mereka Asir Aziz. Mereka mencoba mencetak gol kedua, namun rapatnya pertahanan Adhyaksa membuat Asir Aziz cs kesulitan mencetak gol tambahan.
Adhyaksa FC juga tidak mau ketinggalan, beberapa peluang emas belum bisa dimaksimalkan untuk dikonversi menjadi gol. PSPS Pekanbaru sebenarnya mampu unggul 2-1 setelah sepakan Toninho dianulir wasit karena lebih dulu ada pelanggaran.
Pemain PSPS Pekanbaru kembali protes tak terima dengan keputusan wasit serta suporter kembali menerima Wasit dengan umpatan binatang. Hingga peluit babak kedua dibunyikan, skor masih bertahan 1-1.
Atas hasil ini, PSPS Pekanbaru masih tertahan di posisi 8 klasemen sementara dengan raihan 21 poin. Sedangkan Adhyaksa di posisi 2 Klasemen sementara dengan raihan 30 poin dari 17 kali bertanding.
Berikut susunan pemain kedua tim;
PSPS Pekanbaru; Muhammad Darmawan (kiper), Misbakus Sholikin, Muhammad Reza Kusuma, Ilham Syafri Noer, Antonio Agusto Gamaroni de Carvalho, Asir Aziz, Alfin Tuasalamony (kapten), Viery Donny, Achmad Riyadi, Natanael Siringo Ringo.
Pelatih: Aji Santoso
Adhyaksa FC; Chairil Zul Azhar (kiper), Adilson Gancho da Silva, Makan Konate, Ardi Ramdani (kapten), Ramiro Ezequel Fergonzi, Arif Satria, Brayen Pondaag, Galuh Aryananta, Rahmad Dandy Sonriza, Miftahul Hamdi, Roy Sandy.
Pelatih: Ade Suhendra

